Surabaya panjinasional.net – Perak Bisa, mengungkap kasus tindak pidana kejahatan jalanan  “Jambret dikalianak barat beberapa hari yang lalu yang mengakibatkan korban meninggal dunia,  ahirnya dilumpuhkan oleh petugas Unit reskrim polres pelabuhan tanjung perak surabaya, seperti yang telah dimuat media panjinasional sebelumbya, kapolres printahkan tangkap pelaku kejahatan jalanan ( jambret ) yang mengakibatkan korban seorang wanita meninggal dunia 26/07/2019

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP. Antonius Agus Rahmanto. S.I.K.,M.Si, di dampingi kasat reskrim AKP. Dimas Ferry Anuraga S.I.K, mengelar konferensi Pers di depan Mapolres pelabuhan perak, menjelaskan kepada berbagai media di surabaya, bahwa pelaku penjambretan dijalan kalianak sudah ditangkap dan dilumpuhkan, dan dari hasil introgasi tersngka mengaku yang diingat sudah 14 kali melakukannya di wilayah polres pelabuhan, berjalan sudah satu tahun, tersangka ini bisa dikatakan Duo, penjahat  jalanan karna setiap beraksi selalu berdua,  ujar kapolres kepada awak media ini 27/07 

Kasat reskrim menjelaskan dari pengakuan tersangka bahwa tersangka ini adalah pemakek, tersangka AR, mengaku 3 saudara melakukan hal yang serupa ( jambret ) tersangka AR, telah ditangkap di daerah gersik dengan kasus pencurian besi  saat umur 17 tahun, ketika usia menginjak 22 tahun  tersangka mencoba berkeliaran di jajaran wilayah pelabuhan tanjung perak, namun Nasib tak mendukung nya, namun dihentikan tindakan kriminalnya  oleh Unit Reskrim Polres Pelabuhan Perak, telah mersahkan masyarakat malakukan aksinya yang mengakibat kan korban meninggal dunia-

Tersangka tidak pernah tinggal di suatu tempat dengan waktu lama, sebab menurutnya dia merasa tidak aman akibat tindakannya sebagai jambret,  dengan upaya dan do’a masyarakat ahirnya tersangka dilumpuhkan oleh anggota reskrim polres pelabuhan tanjung perak surabaya, terangnya AKP Dimas

Kapolres pelabuhan tanjung perak menghimbau melalui beberapa media, kepada masyarakat agar tidak meremehkan keselamatannya, sebab tindakan pidana berawal dari adanya kesempatan, jangan angkat telpon saat mengendara sebab selain membahayakan keselamatan dalam berlalulintas,   Henpone merupakan sasaran pertama dari para pelaku jambert, seperti pengakuan tersangka saat ini,  target adalah ibu-ibu yang sendirian atau yang sedang mengangkat telpon di jalan, kita tetap akan menindak lanjuti memberantas komplotan kejahatan jalanan ini, ujar kapolres saat konferensi pers, @ qhosim/Hasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here