Gresik, www.panjinasional.net – Kebakaran sebuah pabrik PT. Karunia Alam Segar (KAS) Gresik  yang terletak di Jalan Sukomulyo Kecamatan Manyar Gresik, Jumat(26/7/2019) tidak mengijinkan Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Gresik Masuk ke Lokasi Kebakaran.

Dengan dalih api telah padam, security perusahaan menghentikan Mobil petugas yang hendak melakukan tugas pemadaman ataupun pembasahan terhadap lokasi pabrik yang terbakar. Petugas terpaksa harus kembali ke markas meninggalkan pabrik yang memproduksi Mie instan tersebut.

Kepala UPT Damkar Kabupaten Gresik Eka Prapangasta, sangat menyayangkan pelarangan anggotanya yang datang ke lokasi untuk melaksanakan fungsi dan tugasnya. Sebagai institusi yang disiapkan oleh pemerintah untuk menangani bencana kebakaran khususnya

“ Kami bekerja sesuai dengan Standard Oprasional Prosedur (SOP), jika kami mendapati informasi dari masyarakat ada kebakaran pabrik. Maka, petugas kami harus langsung turun ke lapangan untuk melakukan tindakan. Baik itu pemadaman maupun pembasahan dilokasi kebakaran,” ujarnya. kepada awak media, Jumat (26/7/2019).

Masih kata Eka,”  memang kami tidak ditelpon oleh pihak pabrik yang mengalami kebakaran itu, tapi sebagai institusi yang konsen dipersoalan bencana kebakaran. Ya kami akan selalu sigap bergerak turun, karena itu tugas kami diminta atau tidak diminta,” tegasnya.

Namun mau bagaimana lagi lanjut Eka, ketika pihaknya sudah berada di depan pabrik. Petugas Damkar, tidak diperbolehkan masuk dengan alasan api sudah padam. “Ya, karena petugas keamanan pabrik bilang api sudah padam dan kita dihalang-halangi masuk. Ya kita tidak bisa berbuat apa-apa,” tuturnya.

Eka juga heran ada apa kok sampai seperti itu, padahal di dalam ada ribuan buruh yang sedang bekerja, yang juga perlu diperhatikan keselamatannya.

“Baru kali ini kami di tolak saat mau melaksanakan tugas. Aneh padahal benar ada kebakaran dan kita sebagai petugas pemadam yang hendak melaksanakan tugas malah tidak diperbolehkan masuk. Kami kesini itu, untuk mengantisipasi dan juga memastikan saja, apakah sudah padam beneran atau belum apinya. Karena, ini juga menyangkut keselamatan orang banyak,” tandasnya.

Terkait kejadian itu, awak media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak perusahaan, namun saat dihubungi melalui telpon selulernya tidak merespon. juga saat di WhatsApp (WA) yang terkirim sudah ada tanda terbaca, namun tidak dibalas.

Untuk diketahui bahwa peristiwa kebakaran di PT KAS itu, video kebakaran menjadi viral di media sosial (medsos). (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here