Surabaya. Panjinasional.net – Hari sabtu, Tanggal 06 Juli  2019. Pukul 21.45 wib. Unit Reskrim Polsek Tandes Surabaya telah ungkap  kasus tipu gelap, Penipuan dan penggelapan sepeda motor di wilayah Tandes,  motor merk honda biet warna biru putih No. Pol. L-6135- YV STNK an. Sri Wahyuni Mulyaning Tias, korban merasa tertipu Di Jl. Wonorejo Gg. 2 (depan gapuro) Kel. Manukan Kulon Kec. Tandes

Pelapor atas Nama Suwarno, Lahir di Gresik Tgl. 16 Agustus 1973, Laki Laki, islam, Alamat Pondok Benowo Indah Blok EZ No. 12 Babat Jerawat Kecamatan Pakal Surabaya, dengan dasar Laporan Polisi Nomor : LP/ B/184/VI/2019/JATIM/RESTABES SBY- SEK TANDES, Tgl. 27 Juni 2019.

Sedangkan Korban tipu gelap bernama Fahriel Wahyu Ramadhan, umur 11 Th, laki laki, Islam, Alamat Pondok Benowo Indah Blok EZ No. 12 Babat Jerawat Kec. Pakal Surabaya berdasarkan saksi-saksi-

1. Bambang Y, Lahir di surabaya, 01 Pebruari 1982, Laki Laki Polri, alamat asrama Polsek Tandes Sby.

2. Ribut P. B. Lahir di Surabaya, Tgl. 10 oktober 1984, Laki Laki Polri, alamat asrama Polsek Tandes Sby.

3. Rido,  umur 12 Th, laki laki, islam, Alamat Pondok Benowo Indah Blok EZ No. 12 Babat Jerawat Kec. Pakal Surabaya,

Kapolsek Tandes Kompol H. Kusminto.,SH, mengabarkan kepada awak media ini melalui Watshap dengan penjelasan detail nama kedua pelaku tipu gelap (tersangka) iya-mas kita telah mengamankan kedua tersangka tipu gelap, masing-masing benama-

1. Fais Irawan, Lahir di surabaya, 09 Pebruari 1998, Laki Laki, Islam Swasta, alamat Jl. Krembangan Jaya Utara Gg. VIII No. 28 A Sby.

2. Moh Imron, Lahir di Gresik  21 Pebruari 2001, Laki Laki, Islam Swasta, alamat Jl. Krembangan Jaya Utara Gg. VII Surabaya,

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa-

1. Dua lembar kaos warna merah abu abu dan biru dongker.

2. Dua lembar celana warna hitam.

3. 1 Unit Spd motor Honda Biet warna putih hitam No. Pol. -L 2461-IF.

Kompol Kusminto melanjutkan, “Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang / sesuatu yang seluruhnya atau sebagian,  (kepunyaan orang lain), tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan.

Dan “Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, (dengan memakai nama palsu atau martabat palsu), dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang /  sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang. Di jerat dengan pasal Pasal 372, 378 KUHP

Kusminto saat mejelaskan kronologi kejadian itu,

Pada hari Sabtu Tgl. 6 Juli 2019 pukul 21.30 Wib, saksi 1 Bambang, dan saksi 2 Ribut, P, saat sedang lidik di wilayah Lakarsantri surabaya, dan  telah melihat 2 orang tersangka diatas sedang menghentikan seorang pengendara sepeda motor lain, kemudian terjadi perselisihan. Dan didekati oleh saksi 1 Bambang, dan saksi 2. Ribut P, Selanjutnya saksi 1 dan 2 bertanya (ada masalah apa hingga cek cok).

Ternyata seorang pengendara sepeda motor yang dihentikan (masih anak anak) dan bilang telah dituduh menggoda adik tersangka, padahal seorang pengendara tersebut tidak kenal. Dari kejadian itu anggota, membawa kedua tersangka tersebut dibawa ke kantor Polsek Tandes dan dilakukan interogasi.

Hasilnya kedua tersangka tersebut mengaku telah melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor di wilayah Tandes yaitu di Balongsari pasar dan di wonorejo Tandes Surabaya,  dengan modus menghentikan pengendara sepeda motor yang dikendarai oleh anak anak, dan dituduh telah menggoda atau telah menganiaya adiknya. Akhirnya kedua tersangka keler di dua TKP dan  memang benar ada laporan polisinya. selanjutnya di bawa ke Mapolsek Tandes guna Penyidikan dan pengembangan lebih lanjut, terangnya Kapolsek tandes Kompol Kusminto, kepada Reporter panjinasional.@arif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here