Semarang.www.panjinasional.net – General Manager of Corporate Communication Semen Indonesia Sigit Wahono tetap optimis semester kedua 2019 ini penjualan Semen Indonesia meningkat meski turun di semester pertama dibanding 2018 lalu.

Optimisme Sigit didasarkan pada kondisifitas sosial politik dan infra struktur serta property yang bergerak lebih cepat. Apalagi perusahaan Semen Indonesia terus berupaya semaksimal mungkin  membangun brand image masyarakat dan market yang lebih kredibel.

“Kami akui dibanding semester pertama 2018, penjualan Semen Indonesia memang mengalami penurunan di kisaran 4, 17 persen tapi akan kembali bangkit di semester kedua ini karena banyak indikator yang menguatkan kenaikan penjualan tersebut,” kata Sigit Wahono dalam acara halalbihalal dan dialog interaktif bersama media di Semarang, Selasa (2/7/2019) malam.

Selain narasumber Sigit Wahono dan Ami Tantri dari Semen Indonesia, hadir pengamat ekonomi Unnes Dr Arief Yulianto dan Pengurus REI Jateng MR Priyanto serta puluhan wartawan yang dikomandani Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS.

Sigit menjelaskan diantara hal yang mendasari peningkatan penjualan itu adalah permintaan pasar yang kembali bergairah seperti infrastruktur dan properti. Juga hadirnya anak perusahaan di Cilacap yang nantinya akan ikut mengkaver permintaan dan penjualan produksi Semen Indonesia.

Yulianto juga memperkuat keoptimisan yang disampaikan narasumber Semen Indonesia. Ia mencontohkan kalau di banyak negara paska dibangunnya jalan tol ataupun jalan lingkar, akan diikuti pembangunan gedung ataupun property serta sarana-sarana penunjang lainnya.

“Ibarat lahan, tidak akan kehabisan masih terus terbentang lahan yang luas. 2 hingga 3 tahun ke depan, paska pembangunan infrastruktur, matreal semen akan terus diperlukan sebagaimana terjadi di berbagai negara di belahan dunia,” tambahnya..(Mim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here