Surabaya. panjinasional.net – Maal pelayanan publik, administrasi pelayanan Dispendukcapil Surabaya (gedung siola) salah satu petugasnya menyatakan, bahwa belangko kosong dan pembuatan KTP Elektronik mengalami keterlambatan dari jakarta sejak bulan maret 2019.

Ilustrasi, Blangko E’KTP Kosong

Sehingga banyak yang tidak tercetak, dan diganti dengan surat keterangan (suket ) ditambah setelah pemilu belangko e-ktp tidak ada pengiriman/kosong, 21/06/2019.

Setelah awak media mencari fakta kebenaran, ada seorang wanita bagian administrasi pelayanan Dispendukcapil Surabaya mengatakan, “iya banyak sekali yang tidak tercetak KTP-el mas, mulai bulan maret 2019 apalagi setelah pilihan presiden (pilpres) belangko tidak ada mas” ujarnya.

Jawaban petugas “Tindakan dari kita disini hanya memberikan surat keterangan ( suket ) serta meminta nomor telpon yang bersangkutan, supaya tidak bolak balik ke dispenduk, dan belum tentu dalam satu bulan lagi selesai tergantung cepat atau lambatnya pengiriman belangko” cetus petugas wanita di Zona M di dispendukcapil Surabaya, jum’at 21/06 sekira pukul 14 : 43.

Selanjutnya, ada seorang laki-laki yang tidak mau menyebutkan namanya, hanya mengaku sebagai warga yang juga ingin bertemu kepala pelayanan Dispendukcapil Surabaya,  

Ia mengatakan…”Tidak perlu ketemu kepala dispenduk kalau hanya ingin tahu kenapa beberapa bulan ini banyak pembuatan e-ktp yang tidak tercetak, tanya disini juga sama jawabannya” ujar lelaki itu.

Dia mengaskan  “Memang benar kata petugas pelayanan tadi, dan kenyataan belangkonya kosong beberapa bulan ini belangko memang tidak dikirim. Memangnya kenapa? kata seorang laki-laki yang mengawasi antrian warga yang ingin membuat E’Ktp dijawab dengan santun oleh tim Media ini,

“Saya sebagai warga ingin tahu dan biar semua warga juga paham kalau kebenerannya belangko  sebagai kendala dalam Pembuatan KTP elektronik.

Ditambahkan, Salah satu Masyarakat warga kelurahan Asemrowo kecamatan Asemrowo Surabaya, mengatakan kepada awak media ini… “iya-mas saya juga mengurus e-ktp ke dispenduk siola ini tertulis satu bulan lagi selesai, setelah satu bulan ( jatuh tempo jadinya ktp ) saya datang lagi ke dispenduk malah rekam lagi  katanya ganda, saya di suruh datang lagi satu bulan lagi, setelah saya datangi lagi ternyata belum jadi juga, tetangga saya ada yang lebih dulu saya, tapi sudah jadi mas, ada yang tiga hari salesai sedangkan punya saya sudah tiga bulan, sebenarnya apa yabg terjadi di layanan publik dispenduk ini, ucap seorang warga dengan rasa kecewanya..

Demi kepentingan masyarakat dan pentingnya kartu tanda penduduk, maka pihak Dispendukcapil harus jelas, karna semua penduduk juga ber kewajiban mempunyai kartu tanda penduduk ( KTP ), yang sangat diutamakan dalam  setiap saat oleh warga indonesia

Lanjut warga “Harapan kami sebagai warga, Kepada pihak yang bersangkutan terutama ibu Walikota Surabaya, pihak pelayanan Dispendukcapil Surabaya, harus tegaskan  bahwa keterlambatan pembuatan e-KTP karna tidak adanya belangko, harus memberikan keterangan tegas kenapa belangkonya KTP sekian bulan kosong.

“Jika ada keterbatasan maka ketertiban harus di tegakkan, saya mengurus ktp elekronik ini mulai bulan maret hingga bulan ini tanggal 21/06 belum selesai juga, tapi ada sebagian orang lebih dulu saya sudah jadi duluan mas” ucapnya seorang warga kepada awak panjinasional 22/06 pagi, @ Qhosim/Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here