Sidoarjo, Panjinasional.net – Halal bihalal sebagai tradisi khas umat islam di Indonesia dari sebuah proses sejarah. Tradisi ini digali dari kesadaran batin tokoh tokoh umat islam masa lalu untuk membangun hubungan yang harmonis (silaturrahim) antar umat.

Wakil Bupati Sidoarjo
Ketua PGRI Waru Sidoarjo

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 800 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan mulai tingkat TK/SD/SMP/ SMA se kecamatan Waru, dengan mendatangkan pencermah Ustadz K.H. Abdul Fatah dari Ngawi Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Waru. Kamis (20/6/19).

Tema yang diusung halal bihalal tahun ini adalah “Melalui Halal Bihalal kita tingkatkan Soliditas dan Solidaritas serta Profesional Guru “.

Menurut ketua panitia Drs. Khusnan Jayadi juga sebagai waka Humas di SMP  negeri 3 Waru,, sebelum halal bihalal pada bulan suci Ramadhan PGRI

Cabang Waru juga mengadakan kegiatan memberikan takjil gratis dengan membagikan 1000 bungkus kue disekitar jalan Raya Kepuhkiriman.

“Kegiatan halal bihalal ini bertujuan untuk saling memaafkan dan menjalin,  mempererat tali silaturrahmi, selain itu sesuai tema untuk meningkatkan Soliditas,  Solidaritas, dan Profesional guru ” kata Khusnan.

Ketua PGRI kecamatan Waru Drs. Hariono M.Pd dalam sambutannya mengatakan “kami mewakili jejeran pengurus PGRI Waru,  menyampaikan terimakasih atas partisipasi bapak ibu seluruh anggota PGRI waru karena dari sini kita juga memberikan dukungan pada tingkat kabupaten,   insyaa Allah apa yang bapak Ibu berikan atau yang mungkin nanti diberikan untuk kelanjutan kegiatan di kabupaten disesuaikan dengan kemampuan PGRI kecamatan Waru, dan terimakasih kepada bapak ibu kepala sekolah yang juga memberikan waktu kesempatan kepada teman teman yang mencurahkan perhatian pada kegiatan PGRI”.

Sementara itu wakil bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH menyampaikan dalam sambutan nya. “Alhamdulillah kita patut bersyukur telah melampaui puasa bulan suci ramadhan dihari ini kita sempurnakan dengan kegiatan halal bihalal. Kita bersyukur karena di Indonesia ada budaya yang luar biasa yaitu halal bihalal yang tidak dimiliki oleh negara lain termasuk di Arab Saudi”.

“Marilah kita manfaatkan, jadikan motivasi halal bihalal , kita mendidik anak anak, para guru bukan tugasnya mentransformasi ilmu saja, tetapi bagaimana anak anak bisa menerima keilmuan, juga membangun dan membentuk akhlaq yang baik, oleh karena itu perlu hati yang ikhlas, memandang anak seperti anak sendiri dan bagaimana anak bisa menerima ilmu dan hidayah, kader bangsa itu harus memiliki intelektual yang tangguh, ilmu  yang bagus tetapi kematangan spiritual juga bagus ” lanjutnya.

Kegiatan dihadiri wakil bupati,  dan wakil ketua PGRI kabupaten Sidoarjo serta Forkopim kecamatan Waru. (af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here