Surabaya. Panjinasional.net – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto S.I.K M.Si didampingi Kasat Reskrim. AKP. Dimas Fery,  “Menggelar Konferensi Pers yang dihadiri dari berbagai Wartawan pada tanggal 12 Juni 2019 Siang, dengan kasus Pencabulan. Yang dilakukan oleh seorang kakek yang berumur 54 tahun dirumah kontrakannya dijalan Dukuh Bulak Banteng Surabaya, 12 Juni 2019 sekira pukul 12.00 WIB,

“Tersangka adalah seorang kakek umur 54 tahun, alamat Jalan Dukuh Bulak Banteng Surabaya, tersangka pernah dihukum dan divonis selama 11 tahun di pengadilan negeri Sampang madura, akibat tindak pidana pembunuhan”.

Kronologis kejadian : Pada hari Rabu tanggal 12 Juni 2019 sekira pukul 12.00 WIB saat itu korban datang ke rumah kontrakan tersangka di Jalan Perumahan Bulak Banteng Baru Surabaya untuk membeli ( es ) kemudian kakek ini menarik dan mengajak korban untuk masuk ke dalam kamar dan  langsung mencium korban di bagian tubuhnya sebanyak 1 kali

Lanjut Kapolres “Setelah itu kakek ini, membuka celana korban dimana sebelumnya tersangka memberikan uang kepada korban dan melakukan pengancaman apabila tidak mau melakukan akan memberitahukan kepada orang tuanya yang mana si kakek ini sebelumnya telah melakukan perbuatan yang serupa.

Lebih bejat lagi kakek ini melakukan sebanyak 4 kali pada korban, Mengetahui hal itu sekitar pukul 13.00 WIB keluarga korban yaitu ayahnya sedang bersama beberapa warga datang ke rumah tersangka untuk menuntut pertanggung jawaban atas perbuatannya terhadap Korban. kemudian kakek yang sudah bahu tanah ini di bawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak oleh keluarga Korban

“Tersangka yang merupakan tetangga korban, yang telah melakukan tindakan pencabulan terhadap korban dengan cara melepas celana dan celana dalam korban dengan paksa kemudian menggesek-gesekkan alat vital tersangka pada kemaluan korban” ujar Kapolres.

Barang bukti yang kita peroleh adalah ,

1, lembar Ver

1, buah sarung warna merah hati dengan garis-garis

1, buah celana jeans merk Club

1, buah celana dalam warna putih

1, buah baju motif kotak-kotak

1, buah berwarna hijau

Korban berinisial (SNA) ,umur 13 tahun 6 bulan, jenis kelamin Perempuan, agama Islam ,Jalan Tenggumung Karya Surabaya Jalan Bulak Banteng gang Anggrek Surabaya

“Kasus Pencabulan tersebut disangkakan pasal 82 undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak ancaman hukuman pidana selama lamanya 15 tahun” Tutupnya Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, @ M. Hasan/Qhosim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here