Tampak Jaksa Maryani (Maya) tersenyum saja meski dikatakan tidak Profesional, setelah mendengar pengungkapan perbedaan isi dakwaan dan tuntutan yang disampaikan pengacara terdakwa

Surabaya, www.panjinasional.net – Dinilai tidak profesionalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maryani Melindawati (Maya) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dalam menjalankan tugas, Membuat tim pengacara terdakwa sangat kecewa dan menyampaikan keberatannya, pada saat gelar persidangan perkara narkoba dengan nomor perkara : 1118/Pid.Sus/2019/PN Sby, diruang kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (13/6).

Kiri, Syamsul Arifin, SH dan Kanan, Bayu Setia Permana, SH, MH saat di wawancarai Wartawan Teropong usai persidangan

Tim pengacara bernama Syamsul Arifin.SH dan Bayu Setia Permana,SH,MH yang selanjutnya sebagai kuasa hukum kedua terdakwa yaitu Yainun Naim dan Galih Ramadhan, Setelah ditemukannya beberapa kejanggalan sejak sidang awal hingga tuntutan, Penasehat hukum dengan gamblangnya membacakan sejumlah kekeliruan JPU ketika membacakan isi Pledoi (Pembelaan).

Sehingga dalam beberapa point yang disampaikan JPU tidak sesuai dengan isi dakwaan maupun tuntutan yaitu “Jumlah Barang Bukti (BB) yang disampaikan jaksa, bahwa dalam isi dakwaan semula BB narkoba Sabu milik terdakwa disampaikan beratnya 0.001 gram sesuai laboratorium forensik, Namun pada sidang selanjutnya dalam isi tuntutan diubah menjadi 2.59 gram sehingga terdakwa dijatuhi tuntutan penjara selama 6 tahun 3 bulan lamanya”. beber pengacara terdakwa.

Pada pembelaan tersebut, penasehat hukum terdakwa berharap kepada majelis hakim agar mempertimbangkan dalam menjatuhi putusan, dimana selain kedua terdakwa belum pernah dipenjara juga masih muda untuk dapat menggapai masa depan seperti kata bijak yang disampaikan, ” Lebih baik melepas 1000 (Seribu) orang bersalah dari pada menahan 1 (Satu) orang tidak bersalah”. Pesan pengacara terdakwa kepada majelis hakim.

Selanjutnya, Pada akhir pembacaan pembelaan dilakukan salah satu hakim sempat menyampaikan juga jika jaksa tidak profesional dan disambut hakim lainnya dengan wajah cengengesan, setelah mendengarkan ungkapan beberapa kekeliruan jpu yang diungkapkan pengacara.

Perlu diketahui terpisah, Ketika selesainya sidang tersebut, diperoleh lagi tambahan informasi, Bahwa tim pengacara juga membeberkan kesalahan lainnya yaitu antara isi dakwaan dan tuntutan terkait Nomor Induk Pegawai (NIP) maupun golongan kepangkatan milik jaksa maya sangat berbeda dan benar benar dinilai tidak profesional dalam menerbitkan surat dakwaan dan tuntutan seperti yang disebut pengacara bernama bayu.

“Aneh, kok bisa isi surat dakwaan bahwa nomor nip dan pangkat jaksa berbeda dengan surat tuntutan, dalam satu nama orang jaksa namun punya dua nip juga dua pangkat berbeda, yaitu pada surat dakwaan tertulis pangkat atau golongan Jaksa Muda dan nomor nipnya 198102182003122002, sementara pada isi surat tuntutan pangkatnya Jaksa Madya dan nomor nip 198202182003122002”. Jelas pengacara terdakwa keheranan sambil ketawa.,@red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here