Suasana Idul Fitri

Semarang. panjinasional.net. – Camat Ngaliyan Kota Semarang Agus Priharwanto mengatakan lebaran bisa menjadi momen yang baik untuk mempererat tali silaturohim tanpa harus melihat unsur maupun jabatan.  

“Semuanya menyatu memanfaatkan lebaran dengan salam-salaman dan saling maaf-memaafkan,” kata Agus Priharwanto dalam acara halal bihalal seluruh unsur muspika dan lembaga kemasyarakatan se-Kecamatan Ngaliyan di kantor kecamatan, Selasa (11/6/2019).

Agus berharap momen lebaran yang ditandai adanya kegiatan halal bihalal ini mampu menjadi energi positif dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dengan saling maaf memaafkan, suasana ke depan bisa menjadi lebih segar dan tidak ada lagi kekakuan yang mengganjal di hati.

Dalam tausiyahnya da’i H Fachrurozi menarasikan cicak pemangsa nyamuk. Cicak yang kebiasaannya merayap dan nyamuk yang biasa terbang. “Ini secara logika memang tidak bakalan ketemu. Tapi cicak tetap konsisten di tempatnya. Cicak tidak akan pernah meloncat melahap belasan nyamuk gemuk yang terbang di atas kepala orang,” ungkapnya.

Fenomena ini, lanjutnya, menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa makanan atau rejeki sudah ada tempat dan proporsinya masing-masing. Tidak perlu memangsa yang bukan di ranahnya karena memang sangat berisiko jatuh atau bahkan mungkin mati terinjak. “Karena itu, marilah bersama-sama menjalani apa yang menjadi tugas dan kewenangan kita masing-masing seraya mensyukuri apa yang sudah kita terima,” pintanya.(Mim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here