Gubernur Khofifah Terima Audiensi Yayasan Haji Muhammad Ceng Ho di Gedung Negara Grahadi

Surabaya, Panjinasional – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik rencana pelaksanaan kegiatan Zhenghee Internasional Forum (ZIF) ke-5 yang akan digelar pada bulan Juli nanti di Surabaya.

Gubernur Khofifah Terima Audiensi dan poto bersama Pengurus Yayasan Haji Muhammad Ceng Ho di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Sambutan baik tersebut disampaikan Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim saat menerima audiensi pimpinan Yayasan Cheng Ho dan perwakilan Fisip UINSA Surabaya,di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (29/05).

Pelaksanaan konferensi internasional Zheng  He yang pertama sampai keempat secara berturut-turut dilaksanakan di Malaysia, Dubai, Kazakhstan, dan Pakistan.Khofifah   menyampaikan, pihaknya akan mensupport pelaksanaan konferensi internasional tersebut. Selain itu, konsep acara harus dibuat dengan baik sehingga paratamu tersebut memiliki memori yang indah tentang Jawa Timur. “Kegiatan  ini harus dikemas sebaik mungkin dan berkesinambungan dan diisidengan acara-acara yang berkualitas,” tutur orang nomor satu di Jatim ini sembari menambahkan agar pelajar-pelajar SMA dilibatkan dan   menampilkan pertunjukan seperti Al-Banjari.

Ditambahkan, dirinya juga meminta agar event acaranya dibuat lebih besar untukmenunjukkan   Islam sebagai Rohmatan Lil Alamin. Disamping itu, perlu dibentuk tim khusus pembukaan   dengan melibatkan event organizer, sehingga panitia bisa fokusselaku staring commitee.

“Ini   merupakan   kegiatan yang  bisa menunjukkan besarnya umat islam,   serta untuk kepentingan persaudaraan umat islam di dunia. Karenanya mari kita persiapkandengan sedetail mungkin,” pungkas gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Sementara   itu, Dekan   Fisip UINSA Prof.   Achmad Muzakki mengatakan, Surabaya menjadi tempat penyelenggaraan international  yang akan digelar pada 15-17Juli 2019 di kampus UINSA Saurabaya.

Prof. Zaki   menjelaskan, acara ini akan   dihadiri 40 delegasi dunia,  antara lain Amerika Serikat (AS),   Eropa Timur, Asia Tengah, Asia Tenggara   hingga sejumlah Negara Timur Tengah.

Selain  itu, sebanyak 30 ilmuwan dunia akan memberikan orasi ilmiah, dari Indonesia juga 30 ilmuan. @Humasprovjatim/dwi/Editor:red’panjinasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here