Surabaya. www.panjinasional.net

Perak bisa “Polsek Kenjeran-Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, mengungkap Sudarmanto, setelah beberapa kali di cari  ahirnya ditangkap juga, karena telah  melakukan tindak kriminal dengan melanggar pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana, yakni “penipuan dan penggelapan  dijalan kedung mangu No 61-A Surabaya (depan kost), pada hari Selasa  tanggal 14 Mei 2019 sekira pukul 13.00  wib.

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Endri Subandrio, SH, setelah menangkap tersangka, terbuka dengan beberapa awak media termasuk awak Panjinasional, ia mengatakan kita telah mengungkap kasus penipuan dan penggelapan,  “Tersangka kali ini diketahui bernama- Sudarmanto Seputro Bin Yustamaji, umur 29 tahun, Laki laki, lamat Jl Ngageldadi Gg III-A No 4 Surabaya, sedangkan korban dari tersangka ini bernama Teguh Catur Raharjo, laki-laki dengan alamat Jl Tengumung Lor 7 Surabaya, barang bukti yang kita amankan berupa:1 (satu) buah Dos book  Hp Merk Vivo Type V-15 warna glamour red pungkas Iptu Endri

Lanjut Iptu Endri menjelaskan- terjadinya tindakan kriminal itu berawal dari tersangka yang pura-pura pinjam Hp milik Korban untuk melihat percakapan WAnya korban, namun setelah hp dibawa tidak dikembalikan lagi atau langsung dibawa lari, selanjutnya tersangka dilaporkan oleh korban, dengan dasar LP / 56 / IV /2019/JATIM / RES PEL TG PRK / SEK KENJERAN TGL 12 April 2019, ke Polsek Kenjeran,

Pada saat tempat tersangka kita sergap dan beberapa kali dilakukan pencarian ke alamat tingalnya namun  tersangka tidak pernah ada, namun kami tidak akan membiarkan tindakan kriminal ini meresahkan masyarakat yang lain, tetap kita cari dan kroscek, kemudian pada hari Rabu tanggal 14 Mei 2019 dilakukan penangkapan di Jl Ngageldadi 3A no 4 Surabaya dan tersangka mengakui perbuatannya bahwa disamping menggelapkan dan menipu Hp korban, ia juga pernah melakukan hal yang sama terhadap korban dibulan Pebruari 2019 berupa 1(satu) buah hp merk OPPO A9, ungkap Iptu Endri

Iptu Endri menjelaskan kerugian korban sikorban ini mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 4.400.000 (empat juta empat ratus ribu rupiah) tersangkapun mengakui kalau barang milik korban dijual keseseorang yang tidak dikenal di pasar Maling wonokromo Surabaya, dengan harga 2 juta rupiah dan hasil penjualan dengan alasan dipergunakan buat makan sehari hari, tutupnya Kanit Reskrim Iptu Endri kepada awak panjinasional @ M. Hasan/qhosim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here