Gresik –  Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto dan  Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim, Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya serta Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik Abdul Munif di sambut ceria oleh ribuan yatim Dhuafa yang hadir.

Di Masjid Al Innabah Rabu (15/5/2019) petang, mereka sudah ditunggu para Yatim Piatu, Dhuafa, serta para petugas kebersihan di Lingkungan Kantor Bupati Gresik. Mereka menyambut petinggi Gresik ini dengan senyum suka cita, pasalnya mereka bakal berbuka puasa bersama dan menerima santunan Baznas Gresik.

Ada 1.167 Santunan yang dibagikan kepada mereka yang besarnya bervariasi mulai dari Rp. 150 ribu sampai Rp. 200 ribu. Rinciannya 765 santunan Yatim, 231 Santunan Dhuafa, 24 orang petugas kebersihan, 25 loper koran, 15 anak berkebutuhan khusus, dan 107 penghafal Al – Qur’an (huffadz).

Selain di Masjid Al Innabah, santunan tersebut diberikan di 4 lokasi secara bersamaan masing-masing untuk yang menerima santunan di Masjid Al Innabah sebanyak 555 orang, di wilayah Utara ada di Pendopo Kecamatan Bungah sebanyak 225 orang, Wilayah Selatan di pendopo Kecamatan kedamean sebanyak 180 orang. Dan wilayah Pulau Bawean ada di Pendopo Kecamatan Sangkapura sebanyak 100 orang.  

Bupati Sambari, Wabup Qosim dan didampingi Ketua Baznas Gresik menyerahkan secara simbolis menyerahkan santunan Baznas tersebut kepada beberapa orang perwakilan. Qosim mengajak seluruh undangan yang hadir untuk bergembira dan optimiz. Menurut Qosim, Ramadan adalah bulan berkah dan milik semua orang. Semua orang harus berbahagia termasuk para yatim dan fakir miskin.

“Kita semua ini adalah sama, miskin dan kaya, yang berpangkat dan masyarakat. Termasuk mereka yang kini hidup tanpa orang tua, si anak yatim dan yatim piatu. Yang penting kita kompak saling menjaga persatuan” kata Wabup yang juga Mantan Ketua Baznas Gresik ini.

Qosim juga yang menjadi penceramah tunggal pada kesempatan itu mengajak para yatim optimis.

“Banyak orang berhasil saat saat ini menguasai negeri ini maupun luar negeri yang pada masa kecilnya adalah yatim. Rasulullah Muhammad SAW nabi besar kita adalah yatim piatu. Bahkan Bupati Kita Bapak Sambari Halim Radianto ini juga Yatim” ujar Qosim menyemangati.

Serempak undangan para yatim dan dhuafa itu langsung menatap Bupati Sambari yang duduk di depannya.

Terkait kegiatan ini, Ketua Baznas Gresik Abdul Munif kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Sutrisno menyatakan, Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun di bulan ramadhan kita laksanakan.

“Beberapa program andalan Baznas Gresik yaitu, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Peduli, Gresik berdaya dan Gresik Taqwa. Selain itu, Baznas Gresik juga memberikan apresiasi berupa santunan bulanan kepada para penghafal Al-Qur’an di Gresik” kata Munif.

Kepala bagian Humas dan Protokol Sutrisno penerima santunan kali ini berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. “Namun demikian beberapa penerima tidak semuanya dihadirkan ke Masjid Al Innabah. Mereka ada yang menerima di wilayah Utara, Sulatan dan bahkan penerima di Pulau Bawean dipusatkan di Pendopo Kecamatan Sangkapura” katanya.

Kegiatan Buka Bersama 1000 yatim dan dhuafa kali ini, Baznas Gresik dibantu oleh beberapa kelompok pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dari beberapa perusahaan. Diantaranya dari PT Petrokimia Gresik, dari SKK Migas Jabalnusa dan beberapa kelompok perushaan yang hadir diwakili oleh Nur Wahidin. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here