Sumenep, Panjinasional.net

Kasus penangkapan ke 5 Tim Sukses Calon legislatif daerah Pemilihan dua (Caleg-Dapil II) no. Urut 07 dari Partai Gerindra yang diduga hendak ingin bermain money politic atau politic uang, nampaknya akan merembet terhadap Calon legislatif daerah Pemilihan dua (Caleg-Dapil II ) no. Urut 07 dari Partai Gerindra tersebut. 

Pasalnya, Calon legislatif daerah Pemilihan dua (Caleg-Dapil II) no. Urut 07 dari Partai Gerindra tersebut terancam akan di diskualifikasi sebagai peserta Pemilihan Umum Calon legislatif daerah Pemilihan dua (Caleg-Dapil II) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep.

Saat dikonfirmasi media Panjinasional.net, Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep ACH. WARITS mengatakan bahwa, apabila ke 5 Tim Sukses Caleg no. Urut 07 dari Partai Gerindra tersebut terbukti bermain money politic atau politic uang berdasarkan putusan dari pengadilan negeri, maka Calon legislatif (Caleg) no. Urut 07 dari Partai Gerindra tersebut akan di diskualifikasi sebagai peserta Pemilihan Umum Calon legislatif daerah Pemilihan dua (Caleg-Dapil II) Kabupaten Sumenep. 

“Sesuai dengan Pasal 285 Undang-Undang No. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu)., apabila sudah ada Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (Incrahc) maka peserta Pemilu legislatif maupun eksekutif, akan di diskualifikasi sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu),” kata ACH. WARITS kepada awak media Jum’at kemarin (26/04) di ruang kerjanya. 

Ketua Komisioner KPU yang biasa disapa WARITS, ini juga menyampaikan, walaupun Caleg tersebut nanti terpilih.
“Walaupun nanti terpilih tapi ada putusun dari Pengadilan negeri, nanti penetapannya bisa dicabut.” Imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, 5 Tim Sukses Caleg no. Urut 07 dari Partai Gerindra di tangkap oleh anggota Polsek Saronggi, di Dusun Barata Desa Talang, Kecamatan Saronggi, karena diduga hendak ingin melakukan money politic atau politic uang.

Saat ini Kasus Penangkapan ke 5 Tim Sukses Caleg no. Urut 07 dari Partai Gerindra tersebut telah dibawa ke GAKUMDU oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep.

Sepintas sebelumnya, dari hasil pantauan langsung  Wartawan di kantor Sekretariat GAKUMDU di Jalan Kartani no 33 Pangarangan Sumenep. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, nampak terlihat Bapak Camat Saronggi sedang dilakukan pemeriksaan atau dimintai klarifikasi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, pada hari Kamis 25 april 2019 sekira pukul 16.35 Wib. 

Sementara Ketua Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Anwar Noris. SH, saat dimintai keterangan secara langsung oleh Wartawan Tim 16 tidak menampik/membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan atau meminta klarifikasi terhadap Bapak Camat Saronggi terkait dengan kasus dugaan money politic atau politic uang 5 Tim Sukses Caleg no. Urut 07 dari Partai Gerindra tersebut. 

“Ya seperti yang teman-teman lihat, kami baru saja selesai meminta klarifikasi kepada Pak Camat Saronggi, kita juga sudah memeriksa 5 orang yang diamankan itu,” kata Anwar Noris kepada pewarta Kamis kemarin (25/04) di Kantor Sekretariat GAKUMDU dikutip dari Pemberitaan sebelumnya.@ (dar/qib/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here