Surabaya, Panjinasional

Kegiatan ini diikuti 97 siswa -siswi kelas VI berserta orang tua murid, guru serta staf SDN Bungurasih Waru Sidoarjo,  untuk mengikuti Istighosah dan do’a bersama.

Kegiatan Istighosah ini mendatangkan ustadz Mangku Kertanegara dari desa Koreksari sebagai penceramah untuk memberikan pencerahan dalam  menghadapi ujian sekolah (US), sekaligus memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban orang tua terhadap anak atau anak terhadap orang tua.  Sabtu, 13 April 2019.

“Kegiatan ini untuk memohon kepada Allah SWT agar seluruh siswa dan wali murid,  dewan guru serta staf, supaya diberikan perlindungan , kesehatan, dan kelancaran dalam menghadapi ujian sekolah, sekaligus memantap mental spritual anak agar tidak grogi saat mengerjakan soal soal ujian” kata kepala sekolah Dra. Retno Wahyu Ningsih, M. M

Selain itu kegiatan Ini juga bertujuan untuk mendekat diri anak kepada sang Pencipta, dan anak -anak dianjurkan memohon do’a restu kepada orangtuanya apapun orangtua sangat diharapkan   peran sertanya untuk mensukseskan ujian sekolah nanti, tanpa dukungan orang tua tidak bisa, bahkan pihak orangtua sudah komitmen untuk puasa selama tiga hari, berturut -turut agar do’a-do’anya dikabulkan ” lanjut Retno.

Retno mengaku tentang harapannya tidak berlebihan terhadap peserta didik. “Saya tidak berharap untuk lebih dari kemampuan anak, dan bisa mengukur kemampuan anak masing -masing karena nanti kedepan masuk SMP tidak menggunakan nilai USBN, tapi menggunakan jalur zonasi, dan nilai ini juga mempengaruhi saat masuk sekolah kejenjang yang lebih tinggi sebagai suatu pertimbangan, bukan berarti melepaskan begitu saja, kami juga berharap penuh agar bisa masuk negeri 100%, walaupun sebagian ada yang ingin mondok ” jelasnya.

Tentang pro kontra adanya Unas diperlukan atau tidak.

Menurutnya unas masih dibutuhkan karena itu sebagai standart nasional untuk mengetahui keberhasilan suatu sekolah secara nasional. “Jadi menurut saya Unas tetap diperlukan, cuma pelaksanaannya lebih disederhanakan agar tidak menjadi momok bagi anak -anak tetapi menjadi hal yang biasa” pungkasnya.(af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here