Surabaya, Panjinasional :

Ceria, Unik, dan Kreatif. Tiga kata ini merupakan ungkapan yang tepat dalam ajang Scout Competition 2019 yang digelar MTs  Darul Ulum Waru Sidoarjo.

Kegiatan ini  yang ke IV kalinya, dan merupakan program gugus depan 2 tahun sekali, sekaligus dalam rangka rangkaian HUT emas Tsanduwa (Tsanawiyah Darul Ulum Waru) ke 50.

Scout Competition 2019 diikuti peserta tingkat MI/SD negeri maupun swasta se Jawa Timur untuk memperebutkan Trophy bergilir ketua Kwarda Jatim. Dan dilaksanakan di pangkalan MTs. Darul Ulum Waru. Minggu, (17/3).

Peserta dari 4 kabupaten/kota, Malang, Sidoarjo, Surabaya, dan Pamekasan. Dan dihadiri 25 pangkalan ( gudep ),  terdiri 48 regu, 25 regu putra, dan 23 regu putri.

Menurut kepala MTs. Darul Ulum sekaligus Ketua .Majlis Pembimbing Gugus (KaMabigus) Drs. Amirudin M.Pd.I, kegiatan merupakan program gugus depan 2 tahunan, dan ini merupakan salah satu program yang  dirancang event-event PPDB. Sehingga

diharapkan gerakan pramuka di tingkat SD/MI disekitar sekolah khususnya di kecamatan Waru, dan lebih luas di kabupaten Sidoarjo agar lebih bergairah, karena ini merupakan salah satu program  upaya gudep dalam menggerakkan kegiatan kepramukaan.

Menurutnya kegiatan pramuka ini mempunyai kode etik, ketentuan moral, aturan prestasi, aturan tentang jenjang tingkat yang baik, kemudian terstrukrur. “melalui kegiatan pramuka diharapkan anak – anak bisa memberikan yang terbaik , secara khusus mental spritual  lebih kuat, dan kedisiplinanya lebih bagus” harapnya.

Selain itu Amirudin menjelaskan tentang program- program sekolah “sebagai lembaga islam kami  berkeinginan dengan struktur kurikulum  pendiidkan agama  lebih banyak ingin anak-anak mempunyai  nilai spritual lebih baik, dan diharapkan dari pembelajaran selama di Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum ini tingkat pengamalan dan  kualitas ibadahnya lebih bagus.

“Kami juga tambahkan program BTQ disiang hari, dibidang baca tulis Al-qur’annya, juga menerapkan sholat dhuha berjamaah,, dan kami juga bekerjasama dengan tilawatih kurang lebih 17 guru untuk mempertajam kemampuan baca tulis Al-qur’annya anak-anak” tuturnya

Selanjut  kata Amirudin ” kami juga membuka kelas tahfizh, dan

anak-anak ada yang sudah hafal 4 – 5 jus, jadi ini merupakan upaya sekolah yang berbasis islam sebagai nilai tambah” pungkasnya.

Ada beberapa jenis lomba dalam ajang scout competisi antara lain : Semaphore, Morse(peluit), mini pionaring(jembatan), Poster (pramuka dalam kemasan 50 tahun), Teks Pram CBT, Flying Dast, Menaksir, PBB Jinggle, Sandi-sandi, Administrasi regu, dan Lomba Fotogram (untuk umum).(af).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here