Surabaya, Panjinasional.net

Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, berkomitmen untuk terus mendorong seluruh kader PKK mulai tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan untuk berperan aktif membantu menyukseskan pelaksanaan program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK).  Caranya dengan melakukan pembinaan terhadap Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) yang merupakan sasaran dari program Jalin Matra ini melalui 10 program pokok PKK.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kader PKK terutama di kabupaten/kota yang bekerja dengan hati tanpa pamrih,  terus membantu pelaksanaan program Jalin Matra di wilayahnya masing-masing, ke depannya saya mohon agar peran kita dalam program ini terus ditingkatkan,” katanya saat menghadiri Sosialisasi Jalin Matra Provinsi Jatim tahun 2019 di Hotel Singgasana, Rabu (13/3) malam.

Menurutnya, Program Jalin Matra PFK ini telah dilakukan Pemprov Jatim sejak tahun 2014. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan para kader PKK mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai ke tingkat desa/kelurahan.

“TP PKK adalah mitra kerja Pemprov Jatim yang terus berupaya untuk memberdayakan keluarga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraannya lahir batin,” kata istri Wagub Jatim ini.

Dalam program Jalin Matra, lanjutnya, peran TP PKK Provinsi Jatim diantaranya melakukan sosialisasi mulai tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa. Selain itu, TP PKK Provinsi Jatim juga terus mendukung program jalin matra PFK melalui program dan kegiatan yang relevan, serta melakukan fasilitasi kelompok KRTP pasca program melalui dukungan kegiatan 10 program pokok PKK.

Ke depan, Arumi berharap program Jalin Matra ini tidak hanya didukung oleh para kader PKK, tapi juga melibatkan lima Badan Koordinasi Wilayah dan Pembangunan (Bakorwil) sebagai ujung tombak Pemprov dengan kab/kota. Ditambah, kegiatan ini sesuai dengan program Nawa Bhakti Satya yang digagas oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Dardak.

“Kami akan terus turun ke lapangan, mengevaluasi, mengumpulkan data dan memantau serta memfasilitasi program Jalin Matra secara menyeluruh. Dengan melibatkan Bakorwil, saya harap bisa membantu apalagi secara geografis Jatim merupakan provinsi yang sangat luas wilayahnya,” katanya.

Sementara itu, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jatim, Mohammad Yasin mengatakan, dari tahun 2014 sampai dengan 2018, sasaran program Jalin Matra Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (BRTSM)  yakni sebanyak 42.630 rumah tangga sangat miskin di 662 Desa pada 29 Kabupaten, kemudian program sasaran Jalin Matra PFK sebanyak 78.668 KRTP di 2.497 Desa pada 37 Kabupaten/Kota, serta Jalin Matra Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan (PK2) dengan sasaran 699 Desa pada 30 kab/kota.

Menurutnya, program Jalin Matra ini telah memberdayakan 5.285 kader PKK Desa sebagai pendamping desa dan sekaligus sebagai “Mother Care” yang terus mendorong dan memupuk semangat KRTP untuk berjuang bersama-sama keluar dari kemiskinan.  Selain itu, sejak tahun 2014-2018 program Jalin Matra telah menumbuhkan usaha baru bagi 78.668 KRTP, 42.630 RTSM dan memberikan pinjaman modal usaha untuk 19.337 RTS.

“Saya berharap pelaksaaan sosialisasi ini dapat menumbuhkan komitmen pemahaman kita, untuk terus melestarikan keberlanjutan Program Jalin Matra Provinsi Jawa Timur Tahun 2019,” pungkasnya.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim, Kepala Bakorwil Malang, serta Ketua Pelaksana Pendampingan Program Jalin Matra dari Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga dan Universitas Negeri Malang. (humaspemprovjatim/dewi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here