Sumenep, Panjinasional.net

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, mungkin pribahasa ini cocok untuk ditujukan terhadap oknum Aparatur Sipil Negara atau Pegawai Negeri Sipil (ASN/PNS) yang berinisial KD terpidana kasus pencabulan anak pada tahun 2015 silam. 

Sebab selain saat ini harus menjalani proses kurungan di Rutan Kelas II B Sumenep, oknum ASN/PNS berinisial KD yang sebelumnya berprofesi sebagai guru SDN tersebut harus mengembalikan gaji/tunjangan yang diterimanya selama kurang lebih 3 tahun. 

Pasalnya, Inspektorat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, melalui Inspektur, mulai menyuruh agar gaji yang diterima oleh Oknum ASN/PNS yang berinisial KD terpidana kasus pencabalun anak tersebut dikembalikan kepada negara.


Menurut, Drs. R. Indir., MM, Inspektur Inspektorat Sumenep, kalau kasusnya sudah Inkrach gajinya harus dikembalikan.

“Iya kalau sudah Inkrach masih terima gaji suruh kembalikan gajinya,” tegas R. Idris saat ditemui di kantornya. Senin (11/3/2019).

Ditanya apakah Inspektorat akan melakukan langkah-langkah terkait hal ini..?
“Sudah kan, kita itu sudah ada putusannya sudah ada SK nya, sudah suruh kembalikan,  kan SK nya terhitung dari tahun 2015,” sambung dia

Pokoknya kalau sudah terlanjur menerima suruh dikembalikan,” tutupnya.@ (dar/qib/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here