Ponorogo panjinasional.net

Tercatat ada 450 warga yang mengungsi di dua tempat yang disiapkan Pemkab Ponorogo yakni di Gedung Sasana Praja dan Masjid Agung. Para pengungsi mendapat makanan, obat-obatan dan selimut dari petugas Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, TNI dan Polisi. Bashori menyampaikan, mayoritas pengungsi merupakan warga bantaran Sungai Sekayu. Seperti dari Desa Kalimalang, Gandu Kepuh, Lengkong, Pinggirsari, Brotonegaran dan Kauman.

     Selain itu, ada juga daerah yang terdampak longsor. Seperti pada tebing di atas jalan Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun.

     Sejak tadi Rabu (6/3) malam hingga saat ini, para petugas dari BPBD, TNI/Polri dan elemen masyarakat masih terus melakukan proses evakuasi warga yang terdampak banjir. Namun beberapa warga masih enggan untuk dievakuasi karena merasa banjir akan segera surut.

    “Beberapa daerah terdampak banjir karena jebolnya tanggul seperti di Desa Ngadisanan dan Maguwan Kecamatan Sambit, Tatung dan Sedarat di Kecamatan Balong,” imbuhnya. Dari pantuan wartawan panjinasional  ada 7 Kecamatan yang terendam banjir. Mulai dari Kecamatan Siman, Sukorejo, Balong, Ponorogo, Slahung, Kauman, Mlarak. Warga yang berada di kawasan banjir sebagian diungsikan ke rumah saudara terdekat maupun ke balai desa setempat.(Ujang RI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here