Foto : Wakil Ketua DPRD Gresik, Syafi' AM (kanan) dan Nur Qolib (kiri)
Foto : Wakil Ketua DPRD Gresik, Syafi' AM (kanan) dan Nur Qolib (kiri)

Gresik – Advertorial

Pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Gresik semakin berkembang, hal itu bisa dilihat dengan adanya mall besar dan hotel baru yang ada juga pembangunan ruko –ruko sebagai pusat bisnios dan perkantoran. Hal ini akan berdampak pada pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Gresik  melalui retribusi parkir.    

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Gresik, Syafi’ AM, dia mengatakan bahwa Parkir Tepi Jalan Umum (PTJU) di Gresik bisa menjadi alternatif menambah pendapatan dari sisi retribusi parkir. Untuk itu DPRD Gresik perlu melakukan studi banding ke tempat lain guna belajar tentang pengelolaan parkir.

“ DPRD Gresik akan melakukan studi banding dan belajar tata kelola perparkiran ke Daerah lain, yakni ke Makasar. Kita ingin nantinya pengelolaan parkir di Kabupaten Gresik bisa dikelola dengan baik sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD)nya bisa meningkat  terutama pada PJTU,” ujarnya.

Makasar dipilih sebagai tujuan belajar karena disana pengelolaan parkirnya sudah dikelola secara professional dan modern. Di Makasar untuk menangani retribusi parkir dikelola oleh sebuah BUMD setempat. Yang mana BUMD tersebut hanya bertugas mengurusi tentang retribusi parkir yang ada di kota Makasar.  

 “Rencana Studi banding ini memang sejalan dengan Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan yang akan digodok Komisi II. Dalam studi banding nanti kita juga akan mengikutsertakan Dinas Perhubungan, karena OPD inilah yang selama ini mengurusi permasalahan parkir di Gresik,” imbuhnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Nur Qolib optimis, studi banding yang  lakukan itu bisa mendapatkan ilmu bagaimana tata kelola parkir yang baik yang nantinya bisa diterapkan untuk menambah PAD di Kabupaten Gresik.

“Saya optimis  dengan adanya studi banding, belajar tata kelola parkir, baik yang ada di lahan parkir maupun parkir tepi jalan umum, kedepan bisa di kelola dengan baik dan profesional. Sehingga hasilnya bisa menambah pendapatan asli daerah” ujar Nur Qolib politikus PPP singkat. (adv/shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here