SLEMAN – PANJINASIONAL
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Yogyakarta melakukan pemeriksaan interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) pada Pemerintah Kabupaten Sleman tahun anggaran 2018. Pemeriksaan terperinci LKPD tersebut dilaksanakan selama 23 hari pada 23 Januari 2019 hingga 15 Februari 2019.

Ketua Tim Pemeriksaan LKPD sekaligus penanggungjawab Yusnadewi menyampaikan, tujuan dilakukannya pemeriksaan itu untuk menilai efektifitas sistem pengendalian intern (SPI) dalam penyusunan LKPD dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Selain itu, pemeriksaan itu bertujuan memantau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tahun-tahun sebelumnya,” tandas Yusnadewi, Kamis(24/1/2019), usai memaparkan teknis pemeriksaan yang akan dilakukan oleh tim pemeriksa.

Dikatakan Yusnadewi, selama pemeriksaan interim di Kabupaten Sleman, tidak pernah menemukan permasalahan dalam pemeriksaan dokumen dan informasi. “Saya berharap komitmen itu terus dipertahankan dalam pelaksanaan pemeriksaaan interim di Sleman,” kata Yusnadewi.

Sementara itu, Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo, MSi mengatakan, pemeriksaan itu merupakan sarana strategis dalam melakukan evaluasi dalam efiensi penggunaan anggaran selama tahun 2018.
“Juga untuk perbaikan perencanaan anggaran Pemkab di tahun mendatang,” kata Sri Purnomo, yang berharap penyerahan LKPD tahun 2018 dapat selesai tepat waktu.

Bagi Sri Purnomo, pemeriksaan bertujuan memastikan penggunaan anggaran pemerintah itu digunakan untuk menyejahterakan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Sleman meminta seluruh perangkat daerah di Kabupaten Sleman untuk kooperatif dan membantu kelancaran tim pemeriksa. “Baik dari segi kelengkapan, penyajian data, validitas data, maupun kecepatan penyajian data yang diperlukan,” ujar Sri Purnomo. (Affan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here