Tim dari Kantor Imigrasi Yogyakarta beraudiensi dengan Komandan Korem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni di ruang kerjanya.

YOGYAKARTA — Panjinasional.net
Sebagai satuan kewilayahan, Korem 072/Pmk juga terlibat dalam pengawasan terhadap orang asing.
Maka, perlu bekerjasama secara sinergitas dengan instansi terkait, terutama Kantor Imigrasi Yogyakarta.
Hal itu diwujudkan dengan diterimanya tim dari Kantor Imigrasi Yogyakarta yang beraudiensi dengan Komandan Korem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni di ruang kerjanya, Rabu (23/1/2019).

Pada audensi itu, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni didampingi Kasi Intel Korem 072/Pmk Kolonel Kav Wiratno dan Kapenrem 072/Pmk Mayor Arm Mespan.
Kantor Imigrasi Yogyakarta yang diwakili Gatot Wirawan selaku Kasi Status yang menangani bidang izin tinggal warga asing dan Raditya Jati selaku Kasi Intel Imigrasi bertukar pikiran dengan Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni.

Pada kesempatan itu, Danrem 072/Pmk menyampaikan pentingnya pengawasan terhadap orang asing di Kota Yogyakarta. “Selain sebagai tempat tujuan wisata, Kota Yogyakarta ini juga banyak mahasiswa asing yang perlu diawasi,” kata Brigjen TNI Muhammad Zamroni, yang menambahkan banyak juga warga asing yang mengatasnamakan penelitian sehingga perlu pengawasan lebih ketat.

“Hal ini juga menyangkut keamanan negara dan ini perlu kerjasama yang baik kepada semua instansi,” tambah Brigjen TNI Muhammad Zamroni. Menurut Danren 072/Pmk, jangan sampai Kota Yogyakarta sebagai tujuan wisata maupun mahasiswa asing menyalahgunakan izin tinggal mereka dengan melakukan kegiatan yang dapat membahayakan atau mengancam keamanan negara,” tandas Brigjen TNI Muhammad Zamroni.

Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti dijelaskan Danrem 072/Pmk, memiliki garis pantai yang panjang. “Jika tidak ada kerjasama yang baik dengan semua instansi baik pemerintah maupun masyarakat, bukan tidak mungkin banyak terjadi penyelundupan imigran gelap maupun penyelundupan lainnya,” kata Brigjen TNI Muhammad Zamroni, yang menerangkan hal itu terutama narkoba melalui jalur-jalur tikus garis pantai.

Kepada pihak Kantor Imigrasi Yogyakarta, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni menyampaikan kalau Korem beserta jajaran juga melakukan pengawasan terhadap orang asing yang dilaksanakan oleh tim intel Korem maupun para Babinsa yang ada di wilayah masing-masing.

Pada kesempatan itu, Danrem 072/Pmk juga menyarankan kepada staf Imigrasi Yogyakarta untuk menggandeng tim Basarnas yang selalu mengawasi pantai-pantai selama 1 x 24 jam. “Untuk bekerjasama dalam pengawasan terhadap orang asing karena tidak menutup kemungkinan mereka masuk secara ilegal dari laut,” papar Brigjen TNI Muhammad Zamroni.

Selain beraudiensi dengan Danrem 072/Pmk, staf Imigrasi Yogyakarta juga mengundang Komandan Korem 072/Pmk untuk menghadiri acara peringatan hari jadi Kantor Imigrasi pada tanggal 26 Januari 2019. (Affan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here