Surabaya-panjinasional.
Unit Reskrim Polsek Kenjeran pelabuhan tanjung perak surabaya, ungkap kasus Pencurian dengan Pemberatan, pencuri burung Love bird, tersangka bernama, Choirul Anam, sebagaimana yang dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUHP ayat (1) ke 4 KUHPidana, senin 21 Januari 2019 sekira, pukul 01.00 wib.

Pada hari minggu tanggal 20 Januari 2019, sekira pukul 00.00 wib, korban yang sedang nonton acara TV tiba-tiba, mendengar ada suara sepeda motor roboh yang ada diteras rumahnya, sehingga korban membuka pintu untuk melihat kearah asal suara.

Dan melihat ada dua orang yang tidak dikenal sedang berada diteras rumahnya, yang sedang mengambil ( mencuri) burung jenis love bird bulu warna Putih kombinasi biru dan sangkar warna putih milik korban, yang disimpan digantung diatas teras rumah,

Pada saat korban membuka pintu rumah, para pelaku/tersangka langsung melarikan diri dengan membawa burung berikut sangkarnya, saat itu pula korban langsung berteriak MALIIIIng… kemudian warga sekitar dapat mengamankan 1 orang pelaku beserta Sangkar dan Burung hasil curiannya,

Kanit reskrim Polsek kenjeran Iptu Endri Subandrio SH, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, mengatakan iya-mas kita telah mengamankan tersangka (pencurian dengan pemberatan) yang mencuri burung love bird, dijalan Bulak Banteng Perintis Utama 32 kecamatan Kenjeran Surabaya, saat ini tersangka berada dibalik jeruji besi polsek kenjeran pelabuhan tanjung perak surabaya.

Tersangka diketahui bernama, “Choirul Anam bin H. Saluki Umur 27 tahun, Alamat Jl Banteng wetan Gg XX surabaya, atau di Jl Wonokusumo jaya Gg VI surabaya, Namun 1 ( pelaku ) bernama FAHRI (DPO) dapat meloloskan diri,

Beberapa saat kemudian datang anggota Opsnal Reskrim Polsek Kenjeran menangkap pelaku dan menyita barang bukti berupa-
1 ( satu) ekor burung love bird warna bulu putih kombinasi biru beserta sangkar burung warna putih, guna proses Penyidikan lebih lanjut, terangnya, terangnya

Lanjut Iptu Endri- Korban atasnama. Moh Holil, alamat Bulak Banteng Perintis Utama 32 kecamatan Kenjeran Surabaya, menurut keterangan korban kerugian yang dialaminya, kurang-lebihnya Rp.1000’000 (satu juta rupiah) kita proses untuk sidik lanjut serta pengembangan, tutupnya Iptu Endri saat di konfirmasi awak media panjinasional, @M.Hasan,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here