Gresik Panjinasional : Setelah melakukan penggeledahan selama 3 jam, Kejaksaan Negeri Gresik (Kejari) akhirnya mengamankan 12 orang yang bertugas di Sekretariat Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Gresik, Senin (14/01/2019) sore.

Seperti di beritakan sebelumnya, ke 12 orang petugas tersebut digelandang ke kantor Kejari karena terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) atas dugaan melakukan pungli di BPPKAD Pemkab Gresik. Selain ke 12 orang petugas BPPKAD, Kejari Gresik juga mengamankan barang bukti sejumlah uang yang diduga dari hasil melakukan pungli.

R Bayu Prabu Sutopo Kasi Intel Kejari Gresik saat dimintai keterangan memembenarkan jika telah terjadi OTT di BPPKAD Gresik. Dan telah mengamankan 12 orang beserta barang bukti sejumlah uang.

” Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang tersebut. Dan mereka masih mempunyai waktu 1 X 24 jam untuk memberikan keterangan ” ucapnya.

Saat ditanya tentang modus operandi dan berapa banyak uang yang diamankan serta siapa saja yang di amankan, Bayu menyatakan pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan pasti sebab masih dilakukan pemeriksaan.

” Terkait jumlah uang, belum bisa kami sebutkan karena masih dalam proses pemerikasan. Lebih jelasnya besok, sekaligus akan kami jelaskan modus operandinya ” ungkap Kasi Intel Kejari Gresik, R Bayu Prabo Sutopo, di sela-sela pemeriksaan terduga di Kantor Kejari Gresik.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun. Adapaun Pejabat BPPKAD Gresik yang diamankan antara lain, Sekretaris BPPKAD M. Mukhtar, Kabid PBB dan BPHTB Mustofa, Kabid Penagihan dan Pelayanan Ahmad Haris, Kabid Pajak Daerah Faridah Hasnah dan Kabid Anggaran Mat Yazid. Sementara barang bukti yang telah di sita antara lain uang tunai kisaran Rp 450 juta, dokumen penting dan perangkat lunak. (Yit/Shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here