Photo 1 : Para pengunjung masakan olahan ikan sembilang Pak Kasan
Photo 1 : Para pengunjung masakan olahan ikan sembilang Pak Kasan

Gresik Panjinasional : Banyak macam ikan laut yang mungkin sudah dikenal masyarakat dan dapat diolahan menjadi masakan untuk disajikan bersama keluarga, teman serta kerabat, salah satunya yakni ikan sembilang.

Ikan tersebut tergolong dari jenis suku ikan Plotosidae, yakni suatu kelompok ikan berkumis. Ciri khasnya yang membedakan dari kelompok lain adalah menyatunya sirip kedua punggung, sirip ekor, dan sirip anus sehingga bagian belakangnya tampak seperti ikan sidat.

Namun jangan berprasangka buruk terlebih dahulu, lantaran bila diolah dengan tepat plus diramu dengan rempah-rempah pilihan, ikan ini bisa menjadi masakan yang cukup ampuh dalam menaklukkan lidah seseorang.

Tidak percaya? Bisa dibuktikan sendiri bila anda sedang berkunjung ke Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Khususnya di wilayah pesisir Gresik bagian utara, di sepanjang jalur Daendles, akan banyak ditemui warung makan dan juga restoran yang menyajikan masakan utama berupa olahan ikan sembilang.

Warga Gresik sendiri biasa menyebut olahan tersebut dengan sebutan kelo kuning atau kelan sembilang. Sepintas memang terlihat tidak jauh berbeda dengan asam-asam atau gulai. Namun dari nama, masakan ini jelas mengutamakan ikan sembilang sebagai bahan atau lauknya.

Salah satu warung kelan sembilang yang bisa menjadi rujukan apabila anda berkunjung ke Kabupaten Gresik adalah, warung sembilang milik Pak Kasan. Warung ini berada di wilayah Mengare, Kecamatan Bungah atau sekitar 25 kilometer dari arah pusat kota Gresik. Warung sembilang milik Pak Kasan ini, memang hanya menyediakan kelan sembilang sebagai menu utama yang ditawarkan kepada pengunjung.

“ Memang hanya kelan sembilang saja yang dijual di sini, tidak ada menu makanan lain ” ujar Kasan, Rabu (12/01/2019).

Walau hanya menyediakan kelan sembilang sebagai menu utama, namun setiap hari terkecuali Jumat (tutup), warung sembilang Pak Kasan selalu ramai dikunjungi para pecinta masakan tersebut. Bahkan, tak jarang dari mereka harus balik pulang dengan tangan hampa lantaran kehabisan.

“Justru itu yang membuat masakan di sini khas dan berbeda. Selain karena hanya menawarkan kelan sembilang sebagai menu utama, rasa masakan terasa sedikit berbeda ketimbang warung lain yang menjual masakan dengan konsep serupa di Gresik ” tutur Asluchul Alif Maslichan salah satu pengunjung yang juga seorang Dirut RS Fathma Medika Gresik ini.

Photo 1 : Para pengunjung masakan olahan ikan sembilang Pak Kasan
Photo 1 : Para pengunjung masakan olahan ikan sembilang Pak Kasan

Selain rasanya yang khas, warung kelan sembilang milik Pak Kasan ini, juga menyuguhkan nuansa alam karena letaknya yang berada di tengah-tengah tambak dan persawahan sehingga semakin membuat pengunjung merasa betah. Tidak sedikit pengunjung yang mengaku, ingin kembali mencicipi kelan sembilang di warung tersebut.

“ Rasanya yang khas, asam-asam bercampur pedas, dipadu dengan kenyalnya daging ikan sembilang sudah pasti maknyus di lidah. Apalagi kalau dapat kepala sembilang, mantap pokoknya, wajib dicoba. Suasana warungnya juga enak, dekat tambak dan itu membuat pengunjung bisa rileks ” kata Alif.

Warung sembilang Pak Kasan sendiri memang tidak berada di pinggir jalan raya yang ada di jalur daendles. Namun masuk sekitar 3 kilometer dari gapura Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar, Gresik.

Meski demikian, bagi anda yang baru pertama dan ingin mencoba berkunjung, jangan khawatir. Sebab warga yang ada di sekitar Manyar dan juga Bungah, sudah banyak yang mengetahui keberadaan warung tersebut bila anda bertanya.

Untuk bisa menikmati kelan sembilang di warung Pak Kasan, pengunjung hanya dipatok seharga Rp20 ribu untuk satu porsi. Sementara harga yang berbeda diberlakukan untuk kepala sembilang, dengan satu porsinya dihargai antara Rp25 ribu hingga Rp45 ribu, tergantung besar dan kecilnya ukuran kepala ikan.

Menurut pengakuan pemilik warung, berbagai kalangan sudah sempat mampir dan mencicipi kelan sembilang di warungnya. Mulai dari pejabat daerah, pegawai negeri sipil, orang biasa, bahkan beberapa turis mancanegara yang sedang berkunjung dan singgah di Gresik. Bagaimana, berminat untuk mencoba ? (Yit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here