Pamekasan Panjinasional
Dugaan kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugasnya kembali terjadi, Kali ini di Pamekasan tepatnya di Balai Desa Plakpak Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, madura, jawa timur.

Jalaluddin Faisol (22) th salah satu wartawan online menceritakan kronologi kejadian penganiayaan yang menimpa dirinya, menurutnya dugaan kekerasan tersebut terjadi saat dirinya hendak melakukan peliputan terkait dana hibah yang dikelola oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Plakpak kecamatan pegantenan.

“Awalnya saya minta tolong kepada sekretaris desa dan beberapa perangkat desa untuk dipertemukan kepada ketua pokmas setermpat. Setelah itu datang seseorang yang mengaku ketua pokmas dan langsung marah marah serta leher saya di cekik, dan juga akan memukul saya menggunakan asbak rokok,”ungkap Faisol. Selasa,(08/01/2019)

Tak hanya itu ia juga mengaku HP yang ia pegang juga dirampas oleh seseorang yang diketahui merupakan operator Desa Plakpak Itu sendiri

“Dan lebih parahnya lagi Hp saya waktu itu juga dirampas oleh seseorang operator Desa Plakpak,” tambah Faisol setelah melaporkan kekerasan yang terjadi kepadanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno ketika dikonfirmasi oleh Awak Media, membenarkan dengan adanya pelaporan saudara Faisol dari wartawan memoonline, ke Polres Pamekasan.

” Ya benar, tadi malam dia datang ke SPKT Polres Pamekasan. Untuk melaporkan atas dugaan penganiayaan yang menimpa dirinya,”jelasnya. Selasa ( 08/01/19) siang harinya.

Lebih lanjut kasat berjanji setiap perkara yang menyangkut tugasnya sebagai penegak hukum akan tetap diproses sesuai Undang-undang yang ada.
“Tetap ditindak lanjuti ,nanti kita laksanakan lidik. kalau cukup bukti akan kita tingkatkan kepenyidikan,”tutupnya. (Ros/Put)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here