Refleksi Akhir Tahun 2018 LPSI UAD Yogyakarta

Yogyakarta – Panjinasional.net
Mahasiswa sebagai generasi pemilik masa depan bangsa kalau sekadar merefleksi akhir tahun ini adalah sesuatu yang cukup bagus. Merefleksikan masa lalu kita, untuk pegangan menyongsong masa depan kita, adalah sesuatu yang masuk akal.

Hal itu dikatakan Prof Dr HM Amien Rais, MA, dalam refleksi akhir tahun 2018 dan dalam rangka menyongsong tahun baru miladiyah 2019.

Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan pengajian muhasabah sebagai salah satu bentuk dari refleksi akhir tahun 2018 dengan penceramah Prof Dr HM Amien Rais, MA, Senin (31/12/2018), di aula Masjid Islamic Center Kampus 4 UAD, Jl Ring Road Selatan, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul.

Di depan seluruh dosen, karyawan dan mahasiswa UAD, Amien Rais selama 45 menit berbicara panjang-lebar — khususnya soal pandangan-pandangannya — terkait situasi bangsa Indonesia, termasuk soal Pilpres 2019.

Orang beriman, dikatakan Amien Rais, perlu melakukan refleksi dan perenungan kontemplasi apa yang telah dilakukan masa lalu. “Untuk kemudian jadi bekal di masa depan,” tandas Amien Rais.
Dikatakan Amien Rais, adapun yang kita hadapi sekarang ini merupakan hasil totalitas dari masa lalu kita. “Masa depan itu ditentukan oleh apa yang kita kerjakan, kita miliki dan kita perjuangkan pada masa sekarang ini,” terang Amien Rais, yang didampingi anaknya Hanafi Rais dan menantunya Rangga Almahendra.

Hal itu tidak bisa dipisahkan karena kita hidup di dalam sejarah yang mengalir, kita bukan hidup dalam mitos, tapi sejarah yang riil.

Dalam ceramahnya itu, Amien Rais sempat meminta kepada wartawan yang hadir untuk tidak mempublikasikan materi ceramah yang ia sampaikan. Utamanya, materi tertentu yang bersinggungan dengan pihak lain.
“Apa yang disampaikan pak Amien Rais itu, murni untuk kepentingan internal peserta pengajian, bukan untuk konsumsi publik,” terang Hendra Darmawan, ketua panitia.

Sementara itu, Rektor UAD, Dr Kasiyarno, M.Hum, berharap kepada civitas akademika agar menyambut tahun baru 2019 dengan refleksi diri sebagai bentuk koreksi.

Rektor UAD Kasiyarno, tidak menyangka animo begitu meluap dan begitu besar dalam pengajian bulanan ini. “Meski waktu mendadak dan mepet banyak dosen, karyawan, mahasiswa dan warga masyarakat sekitar kampus hadir dalam pengajian ini,” kata Kasiyarno.

Menurut Kasiyarno, tausiyah dan refleksi akhir tahun 2018 yang disampaikan Prof Dr HM Amien Rais, MA cukup bagus, di tengah-tengah kehidupan yang begitu rupa.

“Setahun ini, umat Islam di Indonesia dalam kehidupan yang kurang enjoy,” papar Kasiyarno.
Pada kesempatan itu, Kasiyarno berharap kepada Amien Rais untuk sampaikan refleksi penilaian bagaimana ke depan umat Islam nanti.

“Apalagi tahun depan adalah tahun politik yang luar biasa menentukan masa depan kita,” kata Kasiyarno, yang berharap refleksi akhir tahun 2018 ini bisa menyerap banyak wawasan dan pengetahuan dari Amien Rais. (Affan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here