Surabaya,www.panjinasional.net
Tim TAB Polsek Tandes kembali berhasil menggunkap kasus penipuan, selasa (11/12/2018) pukul 19.30 Wib seorang pria warga Tambak Wedi, kota Surabaya nekat melakukan penipuan terhadap sikorban. Untuk melancarkan aksinya, sipelaku mengaku sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari salah satu Parpol.

Pelaku Caleg gadungan yang berhasil diamanakan, bernama Moh Rizal (23) Tahun warga Jalan Tambak Wedi Baru 8, Rt 7 / Rw 3 Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, serta barang bukti yang diamankan berupa Uang Tunai Rp 1.000.000 ( 5 lembar Seratus Ribuan dan 10 lembar Limapuluh Ribuan ) dan 1 (satu) Unit Handphone Merk Straw bery warna hitam biru.

Sedangkan sikorban yang telah ditipu bernama,
Suyono (52 Tahun) warga Jalan Balongsari Krajan, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, sipelaku Rizal ini melontarkan kata-kata rayuan serta janji-janji palsu terhadap korban, alasan sipelaku akan membantu warga setempat jika nanti dirinya terpilih dan bisa duduk di kursi Dewan.

Awal mula kejadian Aksi tipu-tipu yang dilancarkan oleh sipelaku Caleg gadungan tersebut, di tempat lokasi Balai RW 7 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes, kota Surabaya. Selanjutnya Caleg gadungan ini, menawarkan bantuan kepada korban berupa Pavingisasi dan Pembangunan Gedung serba guna.

Supaya sikorban percaya dan mau memberikan uang, maka sipelaku menghubungi rekannya lewat Byphone bernama M. Safii berperan sebagai orang tua pelaku, untuk menghubungi sikorban lewat Via Byphone.

Kemudian sikorban menerima telepon dari rekan sipelaku, mengaku bernama H. Safii dan menjelaskan bahwa memintak dukungan untuk anaknya (pelaku M. Risal) apabila butuh sejumlah uang agar di kasih saja, nantik setelah saya sampai di Surabaya akan saya ganti semuanya.

Selanjutnya sipelaku memintak uang kepada sikorban secara bertahap. Akibat ulah sipelaku, korban merugi hingga Rp. 74.200.000,- Karena merasa curiga akhirnya sikorban melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Tandes, Polrestabes Surabaya terkait permasalahan tersebut.

Kapolsek Tandes Kompol Kusminto S.H mengatakan, “Setelah uang digelontorkan hingga puluhan juta, pelaku ini masih belum puas dan meminta uang lagi kepada korbannya”, ucapnya.

Dalam penyelidikan diketahui sipelaku ini memang bukanlah seorang Caleg dan setelah dicek kebenarannya pria tersebut hanyalah seorang pengangguran, nekat melakukan aksi Penipuan dikarena kepepet kebutuhan hidup guna mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

Karena sipelaku merasa ke enakan dan masih belum puas menipu sikorban, sipelaku pun masih nekat memintak uang lagi melalui Via Byphone kepada korban sebesar Rp 3.000.000, tak lama kemudian pukul 19.00 wib tiba-tiba pelaku datang menemui sikorban.

Akan tetapi, sikorban tidak memberikan uang sebesar rp 3,000,000 melainkan memberikan uang sebesar rp 1.000.000 kepada si pelaku.

Setelah uang diterima, selanjutnya sipelaku berhasil ditangkap oleh Bhabinkamtibmas beserta barang buktinya dan dibawa ke Mako Polsek Tandes guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatanya sipelaku dijerat dengan pasal 378 KUHPidana.(Roi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here