Surabaya, www.panjinasional.net
Panjinasional.net,- Masih sering terjadi aksi pelaku gendam atau hipnotis kini merambah di rumah sakit RSI Jemursari Surabaya. Kepolisian Polsek Wonocolo berhasil menangkap pelaku penipuan yang modusnya menjadi orang pintar atau Paranormal yang bisa menyembuhkan segala penyakit.

Tersangka Bambang Martono bin Tartib 60 tahun asal Lamongan tinggal di alamat jalan Sawahan Baru 3/3 RT 07 RW 03 Kel. Petemon, Kec. Sawahan Surabaya serta Turiati Sani bin Kusdi 58 tahun asal Semarang tinggal di alamat jalan Sawahan Besar Gang 12 No. 57 RT 04 RW 06 Kel. Kaligawe, Kec. Gayamsari Kota Semarang.

Berawal pada hari Selasa 02 Oktober 2018 sekitar jam 11:00 wib saat itu korban sedang berobat ke Rumah Sakit Islam RSI Surabaya, setelah sampai di lokasi RSI, korban bertemu dengan seorang yang tidak dikenal dengan tergeliurnya omongan si pelaku Turiati tersebut korban pun diajak untuk bertemu kepada pelaku Bambang yang sebagai Paranormal yang mengaku bisa menyembuhkan segala penyakit apapun.

Setelah aksinya yang dilakukan oleh sepasang Kakek dan Nenek ini dengan cara beritual pengobatan di samping Masjid RSI Jemursari untuk mengelabuhi korban, tanpa disadari perhiasan emas yang dikenakan korban diambil oleh pelaku dan korban diberi sesuatu bungkusan batu yang mana bungkusan tersebut boleh dibuka setelah sampai dirumah.

Dengan keberhasilan pelaku yang telah mengendam korban, lalu pelaku pergi meninggalkan tempat ritualnya. Tak lama kemudian korban menyadari kalau barang perhiasan yang dipakainya berupa kalung dan cincin serta gelang juga anting-anting dengan total kerugian seharga 20.000.000,- juta rupiah raip atau hilang dan selanjutnya korban langsung melaporkan kejadian itu ke kantor Polisi Polsek Wonocolo.

Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurdjahjo mengatakan, ” Memang benar anggota Tab Unit Reskrim Wonoloco berhasil menagkap Pelaku penipuan dengan modus jadi Paranormal atau orang pintar untuk menipu korban disamping Masjid RSI”, terang Perwira Melati Satu dipundaknya. Sabtu (15/12/2018).

Sementara Kanit Reskri Ipda Dwi Hartanto meneruskan, Dengan ada nya pelaporan dari korban yang dirinya telah ditipu oleh 2 (dua) orang Kakek dan Nenek ketika dia berobat di Rumah Sakit RSI Surabaya.

” Sesampai di lokasi Korban Bertemu dengan Pelaku yang tidak dikenal. Dan disitulah korban terkena tipu muslihat yang mana pelaku tersebut mengaku sebagai orang pintar”, ucap Kanit Reskrim.

Masih Kanit Reskrim, “Ketika tersangka berhasil ditangkap pada hari Rabu 12 Desember 2018 sekitar jam 12:00 wib, yang mana telah bekerja sama dengan Security RSI saat tersangka hendak melakukan aksinya di RSI Jemursari Surabaya”, imbuhnya.

Selanjutnya sepasang Kakek dan Nenek juga barang bukti berupa 2 (dua) lembar Nota pembelian perhiasan emas diamankan diMapolsek Wonocolo untuk dilakukan proses lebih lanjut. (Rahman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here