Tersangka penggelapan

Surabaya, Panjinasional.net
Tab Unit Reskrim Wonocolo berhasil ungkap perkara pinipuan dan penggelapan yang mana seorang warga Genteng Sidomukti No. 61-63 Surabaya nekat melakukan menjual sebuah Handpone merk OPPO untuk kepentingan pribadinya.

Dengan kejadian tersebut, saat Kepolisian Polsek Wonocolo mendapatkan laporan dari seorang yang bernama berinisial Y. Bahwa dirinya ditipu oleh salah satu karyawan yang bekerja sebagai Promotor Handphone OPPO.

Tersangka yaitu Achmat Faisol Dardiri bin Mochamd Tamrin 25 tahun alamat jalan Genteng Sidomukti No. 61-63 Surabaya.

Kronologis Kejadiannya pada tanggal 25 Maret 2018 sampai dengan bulan Nopember 2018. Tersangka Achmad Faisol yang saat itu sebagai karyawan Promotor Handphone OPPO di toko TITAN Cell Royal Plasa, telah menjual (88) unit Handphone OPPO berbagai type dari toko TITAN Cell seolah-olah ada ijin permintaan dari koprasih.

Setelah Tab Unit Reskrim mengantongi informasih tersebut, lalu tersangka tidak berkutik setelah berhasil di bekuk Polisi di toko TITAN Cell Royal Plasa lantai ll Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Dwi Hartanto menerangkan, Setelah tersangka kita proses dengan cara menanyakan. Bahwa (88) Unit Handphone yang dijual kepada counter-counter di WTC Surabaya, hasil uang penjualannya tidak disetorkan ke pihak pemilik toko TITAN Cell.

” Melainkan uang hasil jualan tersebut dugunakan untuk kepentingan pribadinya sendiri, sehinggal pemilik toko TITAN Cell mengalami kerugian materi sebesar Rp. 283.465.000,- juta rupiah”, tandas Kanit Reskrim Polsek Wonocolo. Sabtu (15/12/2018).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, maka tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP serta barang bukti berupa Nota penjualan 88 unit Handphone OPPO mulai sejak bulan Maret sampai Nopember 2018 kita bawa ke Mapolsek Wonocolo untuk kita lakukan proses lebih lanjut. (Rahman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here