Sigit Noor Mashary ST saat menjalani persidangan di PN Surabaya

Surabaya,www.panjinasional.net
Berniat pingin kerjasama jadi rekan bisnis malah jadi korban penipuan.
Akhirnya Sigit Noor Mashary ST yang berkedok sebagai pengusaha akhirnya harus mendekam di terali besi kejaksaan negeri surabaya.

suasana kesaksian korban penipuan di PN Surabaya

Sigit Noor Mashary ST waktu itu mengaku sebagai direktur PT Dharma Perdana Muda Cab.Yogyakarta dan sebagai kepercayaan kantor pusat PT Dharma Perdana Muda Samarinda .

H.Subaidi selaku pengusaha waktu itu sangat tertarik dengan menjadi rekanan bisnis Sigit Noor Mashary ST, “Waktu itu saya ditunjukkan bukti kerjasama dengan kementerian pekerjaaan umum yang nilainya hampir 2 trilyun lebih, akhirnya saya bersedia sebagai Vander ( Penyandang dana ) dan berharap ada keuntungan dengan bisnis tersebut.

H.Subaidi yang juga menjadi pimpinan media www.panjinasional.net selaku korban juga sebagai saksi dalam sidang menjelaskan kronologi awal kejadian ketika dimintai keterangannya diruang sidang kartika 2 di Pengadilan Negeri (PN) Arjuna surabaya,selasa(04/12/18)

Dalam keteranganya H.Subaidi menjelaskan bahwa dirinya telah ditipu oleh tersangka sekitar Rp.400 Juta,sesuai dengan bukti transfer ke rekening BCA . Sebenarnya korban ingin menyelesaikan secara baik, namun tersangka tidak ada niat untuk merespon kebaikan korban agar bisa menyelesaikan.
Bahkan nomer korban di blokir dengan alasan tidak jelas.

Bahkan kalau dihitung kerugian saya hampir 1 Milyard lebih pak hakim ,ucap korban Subaidi.namun itu masih ada data yang lain belum ter-Audit ,maka dengan ini saya berharap tersangka harus mempertangung jawabkan segala penipuan yang telah dilakukan.

Dalam keterangan yang berbeda tersangka Sigit Noor Mashary sempat membuat keterangan palsu dan pembicaraanya ngelantur, sehingga hakim anggota meminta tersangka harus fokus dalam permasalahan penipuan,

“Apakah saudara tersangka benar melakukan penipuan seperti yang diterangkan saksi ?” Sigit menjawab “Benar pak hakim”,ungkapnya dengan wajah memelas.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Neldy D SH bersama rekan akan menggelar sidang lagi untuk membacakan dakwa’an pada hari senin,10 desember 2018.

Ketika awak awak media meminta keterangan ke JPU, Neldy D. SH usai sidang, ia menjelaskan akan tetap konsisten dan akan memberikan tuntutan sesuai KUHP (Gus 22/team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here