Pamekasan, Panjinasional
Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di Arek Lancor, mereka mendatangi kantor Bupati Pamekasan setelah hari senin kemaren (3/12/18) akan ditertibkan oleh satpol PP namun gagal dilakukan, Kamis, (06/12) pagi.

kebijakan Bupati Pamekasan yang akan menertibkan PKL di area Arek Lancor, mereka anggap tidak manusiawi, karena hingga sampai saat ini pemkab pamekasan belum menyiapkan tempat lain yang starategis untuk berjualan

“Katanya kita mau direlokasi, sedangkan tempatnya tidak disediakan oleh pemerintah”ungkap salah satu PKL Muhtar.

Menurut muhtar seharusnya Kebijakan Bupati harus Lebih mengedepankan kepentingan rakyat kecil, bukan malah mengusir para PKL

“Kami menolak keras terhadap kebijakan Pemerintah atas penertiban kepada PKL yang ada di arek lancor, karena hanya dengan usaha jualan disana kami bisa menafkahi keluarga,” tambahnya

Bupati Pamekasan Badrut Tamam yang menemui mereka berjanji dan telah sepakat untuk membatalkan upaya penertiban PKL yang berada di Arek Lancor sampai terSefianya lokasi relokasi para PKL.

“Pemerintah tidak akan melakukan penertiban apalagi melakukan relokasi, sebelum Pemerintah menyedikan tempat lain untuk para PKL, silahkan berjualan tidak apa-apa,”ujar Baddrut Tamam disambut teriakan suka cita para PKL arek lancor.

Pihaknya masih akan melakukan analisa untuk mencari solusi terbaik agar dalam masalah ini tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan.

“Sambil kita cari solusi yang terbaik, para PKL kita suruh jualan kembali,” tutur Baddrut yang merasa para PKL juga perlu dibantu. (Ros/put)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here