Dinas Pendidikan Sumenep, Gelar Sosialisasi PKG dan PKB di Kecamatan Arjasa Kepulau Kangean

Sumenep, Panjinasional.net
Dalam beberapa bulan terakhir ini Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, terus menggenjot Kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) secara bergiliran ke-Setiap Kecamatan, baik Kecamatan yang ada diwilayah daratan maupun Kecamatan yang ada diwilayah Kepulauan Kabupaten Sumenep.


Untuk kesempatan kali ini Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep, menggelar Kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) tingkat TK, SD dan SMP se-Kecamatan Arjasa, kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep.

Acara tersebut bertempat di SDN Arjasa 01 dan SMPN 2 Arjasa dan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 12-13 November 2018 lalu.

Kegiatan Pelaksanaan PKG dan PKB di Kecamatan Arjasa tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan (Dispendik) Drs. Moh. Saleh M. Mpd.

Acara Sosialisasi PKG dan PKB se-Kecamatan Arjasa ini juga dihadiri oleh Koordinator Dinas Pendidikan (Dispendik) Kecamatan Arjasa, Saiful Malik, M.Pd dan Didik Suharto, M.Si.

Dalam sambutannya Saiful Malik, M. Pd. selaku Koordinator Dinas Pendidikan (Dispendik) Kecamatan Arjasa, mengucapkan banyak terima kasih kepada team yang dikirim Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep untuk mengisi acara Kegiatan Sosialisasi PKG dan PKB se-Kecamatan Arjasa.

Lebih lanjut beliau (Malik-red) berpesan, kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru se-Kecamatan Arjasa yang hadir dalam acara tersebut supaya benar-benar memperhatikan materi yang akan di sampaikan oleh nara sumber dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep.

“Ketika acara ini sudah dibuka secara resmi saya berpesan kepada Bapak dan Ibu sekalian agar benar-benar mengindahkan apa yang di sampaikan oleh nara sumber yang dari Sumenep,” pesan Malik. Senin (12/11) lalu.

Disisi lain sebelum Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep, Drs. Moh. Saleh M. Mpd membuka acara PKG dan PKB secara resmi, beliau (Saleh-red) mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Saiful Malik, M. Pd. dan Didik Suharto., M. Si, yang telah menjembatani Kegiatan Sosialisasi PKG dan PKB se-Kecamatan Arjasa.

Kemudian dia memaparkan mengapa Kegiatan Sosialisasi PKG dan PKB harus di laksanakan, sebab pada tahun 2019 yang akan datang semua guru yang sudah mendapatkan sertifikasi harus mengonline kan kegapotiknya, perangkat pembelajaran dan PKG nya.

“Jadi tahun yang lalu dengan tahun sekarang itu harus ada perubahan, salah satunya adanya Sosialisai PKG dan PKB serta tahun 2018 juga ada team pemantau, yang bertugas untuk melihat apakah ada perangkatnnya,” kata Bapak Saleh dihadapan para guru yang hadir dalam acara sosialiasasi PKG dan PKB tersebut. Senin (12/11) lalu.

Selain itu dia juga menjelaskan, yang berhak menilai kinerja seorang guru adalah seorang Kepala Sekolah sedangkan yang menilai PTKKS nya adalah Pengawas dan yang mengoline kan PKG seorang guru juga Kepala Sekolah.

“Jadi apabila ada seorang guru yang tidak mengonline kan kegapotiknya dan perangkat pengajaran dan PKG nya saya akan meminta pertanggungjawaban Pengawas dan Kepala Sekolahnya,” kata dia.

Dalam kesempatan itu dia juga mengingatkan Kepada para guru yang sudah hadir dalam acara tersebut bahwa seorang guru jam 07.00 pagi sudah wajib berada di depan kelas untuk segera memulai pelajaran sebab seorang tenaga pendidik/guru sudah ada kontrak kerja dengan kepala sekolah dan pengawas.

“Seorang Koruptor itu bukan hanya menggelapkan uang negara saja, tapi mencuri waktu pekerjaan juga seorang Koruptor,” ujarnya.

Dikatakan Moh. Saleh, bahwa seorang guru juga merangkap sebagai orang tua siswa/siswinya.

“Nah apabila Putra/Putrinya (Siswa/Siswinya) salah atau nakal jangan sampai keluar kalimat yang tidak bagus, apalagi sampai tangan yang berbicara, jangan sampai seperti itu, saya minta tolong jika ada siswa/siswi yang salah kasih pengertian secara persuasif,” pinta beliau kepada semua guru se-Kecamatan Arjasa.

Dengan adanya PKG yang memakai format baru nantinya akan ada penilaian dari masyarakat dari teman sesama guru dan penilaian dari siswa juga ada.
“Jadi seandainya terlaksana dengan baik insya allah sekolah itu akan baik,” sambungnya.

Kegiatan Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini merujuk pada PERMENPAN-RB nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya,” tukasnya.

Sementara sasaran dari Kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) meliputi Guru TK, SD dan Guru SMP, baik Negeri maupun Swasta.

Kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep bertujuan :

1. Menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.

2. Menjamin bahwa guru melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara Profesional.

3. Menentukan persentase perolehan hasil penilaian kinerja untuk perhitungan angka kredit yang diperoleh atas kinerja pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang dilakukannya pada tahun berjalan.

4. Menjadi dasar untuk menyusun program pengembangan keprofesiannya sebagai guru pembelajar.

Dan dengan kegiatan ini bertujuan agar guru dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja guru, dan juga agar supaya bisa menyajikan suatu landasan untuk pengambilan keputusan, penetapan efektif atau kurang efektifnya untuk program pengembangan keprofesian berkelanjutan dan mempertahankan sikap-sikap positif dalam mendukung pembelajaran peserta didik untuk mencapai prestasinya.@ADV/darsono/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here