Semarang.panjinasional.net. Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kementerian PPPA Republik Indonesia Drs Dermawan, M.SI menjelaskan Jawa Tengah masih menempati urutan keempat nasional jumlah penderita HIV/AIDS setelah Papua, Jawa Timur dan yang tertinggi DKI Jakarta.

Terkait persoalan tersebut, kementeriannya menyosialisasikan adanya program 2 P untuk meminimalisir menjalarnya HIV/AIDS. Program 2 P tersebut adalah pelopor dan pelapor.

“Program 2 P lebih terfokus kepada kalangan anak-anak muda yang kami tempatkan sebagai agen perubahan. Karena di tangan merekalah mata rantai generasi penerus bangsa disandangmya. Merekalah calon-calon pemimpin masa depan,” kata Dermawan menjawab pertanyaan wartawan
di Semarang, Kamis (22/11/2018).

Menurutnya, dengan memelopori pencegahan menjalarnya HIV/AIDS, angka pengidap penyakit tersebut lebih cepat ditekan. Apalagi kalau dipadukan dengan program P satunya yakni sebagai pelapor. Karena dengan bersedianya mereka dalam melaporkan perkembangan diri beserta lingkungannya, permasalahan yang sedang dan akan terjadi lebih mudah diatasi.

“Pola seperti ini sekaligus bisa menjadi pengamanan dan perlindungan terhadap penderita maupun kawan-kawannya dari menjalarnya virus tersebut,” tegas Dermawan. (Mim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here