Surabaya – www.panjinasional.net
Dalam waktu dekat, Kejati Jatim akan mengumumkan tersangka terkait dugaan kasus korupsi yang terjadi di PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jatim.

Kepala Kejati Jatim, Sunarta mengatakan, pihaknya merasa telah memiliki cukup bukti yang dibutuhkan untuk menetapkan tersangka atas kasus Jamkrida.
“Semua saksi yang dibutuhkan sudah dipanggil untuk mencari alat bukti, Berdasarkan pemanggilan saksi itu lah, yang ada telah mengarah pada satu nama tersangka yang akan ditetapkan,” kata Sunarta kepada TribunJatim.com.

Sayangnya, Sunarta masih enggan membeberkannya secara gamblang terkait identitas tersangka itu.
“Kami ungkapkan siapa nama tersangkanya pekan depan ya, karena memang masih ada saksi yang terlewatkan,” kata Sunarta kepada TribunJatim.com, Sabtu (10/11/2018).

Masih Sunarta menambahkan, pihaknya masih terus menyelidiki dugaan korupsi yang terjadi di PT Jamkrida Jatim. Bahkan ia tidak menyetujui rencana Pemprov Jatim yang akan melelang aset PT Jamkrida Jatim untuk membayar kerugian negara senilai Rp 6 miliar.
“Kasus ini bukan perusahaan, tapi perseorangan, yang melakukan tindak pidana korupsi, jadi kalau menjual aset Jamkrida Jatim, nanti akan menimbulkan masalah baru,” jelasnya.

Walaupun pelaku telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 6 miliar kata Sunarta, tentu hal tersebut tak serta merta kasus tersebut berhenti.
“Meskipun nanti ada pengecualian untuk hukuman yang akan masuk hal yang meringankan, kasus ini tak berhenti,” tandasnya.,@gtt

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here