Pamekasan, panjinasional.net
Kaskoarmada II Laksamana TNI Ahmad Heri Purwono secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Desa Pasangger, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Selasa (13/11/2018).

Turut hadir dalam Upacara Penutupan TMMD ke 103 ini Pj Sekda Mohammad Alwi yang mewakili Bupati Pamekasan, Forpimda, Wakil Ketua DPRD, kepala OPD, Forpimka dan para Kepala Desa se Kecamatan Pegantenan.

Tema yang diusung dalam TMMD ke 103 adalah “TNI Manunggal Rakyat Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju, Sejahtera Dan Demokratis”.

Penandatanganan serah terima naskah berita pelaksanaan dari Komandandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke 103,, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Nuryanto ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan yang diwakili Pj Sekda Mohammad Alwi.

Selaku Inspektur Upacara Kaskoarmada II Laksamana Pertama TNI Ahmad Heri Purwono, SE. MM. membacakan sambutan Kepala Staf TNI AD mengatakan, selama hampir satu bulan kegiatan TMMD ke 103, para prajurit TNI, Kepolisian, aparat Pemda dan segenap masyarakat telah bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan baik fisik maupun non fisik.

“Dalam kegiatan TMMD ini, kita dapat melihat semangat kebersamaan serta goyong royong yang terpancar dalam raut muka masyarakat yang bersama-sama bekerja dilapangan. Hal ini menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa yang memiliki visi misi dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kepada Satgas TMMD dan segenap masyarakat agar dapatnya mempertahankan kebersamaan dan kemanunggalan TNI dan rakyat, tingkatkan semangat untuk bekerja dalam membangun bersama sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan nuansa asli bangsa dan memelihara hasil TMMD dengan sebaik-baiknya serta untuk terus membangun dan mengembangkan potensi desa.

“Sebelumnya saya memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama kegiatan TMMD ini terdapat prilaku atau tutur kata prajurit yang kurang berkenan dihati masyarakat. Dan kepada prajurit yang tergabung agar memperhatikan faktor keamanan saat kembali ke induk pasukan masing-masing, jadikanlah momen TMMD ini sebagai pelajaran dan pengalaman karena TNI lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat,” pungkas Ahmadi Heri Purwono. (Put,Ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here