Saat dilakukan Evakuasi korban oleh Polsek panceng di TKP

Gresik Panjinasional :
Diduga mengalami depresi akibat sakit yang tak kunjung sembuh, Kholisul Umam (32) pria asal Desa Campurejo RT09 RW03 Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Qurrotin (60) ibu korban yang tinggal serumah dengan korban, pada Senin (12/11/2018) sekitar pukul 06.30 pagi. Dia begitu kaget saat mendapati anaknya tewas dalam kondisi tubuh tergantung dengan leher terjerat tali plastik yang diikatkan ke balok kayu penyangga genteng di lantai dua rumahnya.

Kapolsek Panceng AKP Soleh Lukman Hadi ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa gantung diri ini.

” Memang benar, anggota kita sudah meluncur ke lokasi dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi ” ujar Lukman.

Ia menjelaskan, kejadian ini diketahui saat itu ibu korban hendak mengeringkan nasi bekas di lantai dua rumahnya. Namun setelah menaiki tangga, ibu korban kaget melihat tubuh anaknya tergantung dengan leher terikat tali plastik.

” Ibu korban lalu berteriak memanggil anaknya yang lain untuk memastikan kondisi korban. Setelah tahu anaknya sudah tewas, ibu korban lalu memberitahukan kepada perangkat desa dan dilanjutkan melapor kepada kami ” ungkapnya.

Dari keterangan keluarga korban, lanjut Lukman, sekitar setahun sebelum kejadian ini korban pernah mencoba aksi yang sama. Hanya saja, ulah nekat itu sempat ketahuan ibunya dan akhirnya korban berhasil diselamatkan.

“Diduga korban sudah lama mengalami gangguan mental semacam depresi. Sehari-hari korban sering melamun dan kadang marah-marah sendiri. Tapi sebelum kejadian korban mengeluh sakit di bagian tubuhnya,” pungkasnya.

Pasca kejadian itu korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat. Karena pihak keuarga korban keberatan dilakukan otopsi, maka jasad korban langsung dibawa kembali ke rumah duka untuk segera dimakamkan. (Yit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here