Surabaya, Panjinasional.net,
Unit Reskrim Polsek Wonocolo ungkap hasil perkara pencurian sebagaimana dimaksud melanggar Pasal 362 KUHP.

Dasar Laporan Polisi Nomor : LP/97/B/X/2018/Jatim/Restabes Surabaya/Sek Wonocolo tanggal 30 oktober 2018. Unit Reskrim berhasil meringkus tersangka Yusuf Wardiansyah bertempat tinggal dijalan Bebekan Wetan RT 07 RW 03 Sepanjang Kec. Taman, Kab. Sidoarjo.

Dengan adanya pelaporan dari korban seorang mahasiswa berinisial MF, lalu anggota Antibandit Polsek Wonocolo dengan gegasnya langsung melakukan penangkapan kepada tersang Yusuf di Kampus Unesa jalan A Yani Frontage Timur Surabaya.

Kronologis kejadian tersebut, pada hari Selasa 30 Oktober sekitar pukul 04:30 Wib. Seorang mahasiswa melaporkan kalau dirinya kehilangan sebuah HP merk Xiomi Redmi yang saat itu dirinya lagi tertidur di atas Bak Pick Up dikampus Unesa saat HP nya diletakkan disampingnya.

Lalu korban terkejut kaget saat dirinya bangun dan bingung ketika HP nya sudah lenyap/hilang, dengan kejadian itu korban langsung melaporkan ke Polsek Wonocolo untuk meminta bantuan.

Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurdjahjo melalu Kanit Reskrim Dwi Hartanto menjelaskan, memang Benar, Antibandit Wonocolo telah berhasil meringkus pelaku diduga pencurian HP di kampus Unesa Surabaya.

” Pencurian yang dilakukan oleh tersangka dengan cara mengambil ketika korban lagi tertidur di Bak Pick Up dikampus Unesa Surabaya, dan tersangka dengan mudahnya mengabil saat HPnya terletak disampingnya”,ucap Kanit Reskrim Wonocolo. Rabu (31/10/2018).

Masih Lanjut Dwi, anehnya lagi ketika tersangka ditanya saat diproses,” Dengan pintarnya tersangka memakai Modus setelah behasil mencuri HP, lalu tersangka menghubungi orang Tua korban pemilik HP dengan meminta uang Rp. 300.000 yang mengaku dirinya sebagai anaknya”, tandas Dwi.

Saat ini tersangka Yusuf dan barang bukti sebuah HP merk Xiomi Redmi serta uang tunai Rp. 150.000,- di bawah ke Mapolsek Wonocolo guna proses lebih lanjut. (Rahman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here