Gubernur Jatim Dr H Soekarwo beserta Istri Hadiri HUT BAPPENDA ke 56 di Kantor Bappenda Prov Jatim Surabaya

Surabaya, www.panjinasional.net
Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo meminta Badan Pendapatan (Bapenda) Jatim untuk terus berinovasi di era ekonomi digital. Inovasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat, sekaligus mendongkrak peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Jatim dari sektor pajak.

Permintaan itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat menghadiri acara malam Resepsi HUT ke-56 Bapenda Jatim di Ruang Loka Artha Praja, Kantor Bapenda Jatim, Jl. Manyar Surabaya, Jumat (19/10) malam.

Pakde Karwo mengatakan, di era ekonomi digital, inovasi sudah menjadi suatu keharusan bagi pemerintah. Ini karena masyarakat semakin maju, melek teknologi informasi (TI), sehingga membutuhkan pelayanan publik yang serba online, mudah, efisien, praktis, dan tidak berbelit-belit.

Disamping itu, inovasi juga dibutuhkan karena pembangunan pemerintah tidak lagi mengandalkan APBD. Dicontohkannya, dalam komposisi PDRB Jatim Tahun 2017 yang mencapai Rp. 219 triliun, pengeluaran pemerintah atau government spending hanya sekitar 7,52 persen.

“Jadi APBD sudah tidak dominan terhadap biaya pembangunan di Jawa Timur, karena itu skema pembiayaan kita harus dilakukan lewat fiscal engineering dan creative engineering. Pemerintah harus kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggerakkan pembiayaan non APBD,” katanya.

Karena itu, lanjut gubernur kelahiran Madiun ini berharap agar Bapenda Jatim kedepan harus bisa kreatif dan terus berinovasi dalam pertarungan mencari pembiayaan. Salah satu caranya, dengan menggandeng Ditlantas Polda Jatim, Jasa Raharja, Bank Jatim, online marketplace, dan pihak lainnya guna menghadirkan pelayanan lebih baik bagi masyarakat.

“Saya yakin Bapenda Jatim pasti bisa, karena sejak berdiri tahun 1956, Bapenda Jatim punya SDM yang luar biasa, anda semua adalah petarung-petarung hebat. Ditambah lagi, pemprov sudah meluncurkan digital ekonomi pertama di Indonesia, bekerjasama dengan marketplace nasional seperti bukalapak, tokopedia, dan lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo bersama istri, Dra. Hj. Nina Soekarwo, M.Si berpamitan kepada seluruh keluarga besar dan para pensiunan Bapenda Jatim yang tergabung dalam Ikatan Mantan Pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jatim (Intan Sejati).

“Kami mengucapkan terima kasih, kami memulai karier disini, dan selama perjalanan karier kami, Bapenda Jatim telah mengajarkan pelajaran luar biasa tentang kehidupan” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, istri Gubernur Jatim, Dra. Hj. Nina Soekarwo, M.Si juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Bapenda Jatim. Menurut wanita yang menjadi Ketua TP PKK Jatim ini, rasa kekeluargaan di Bapenda Jatim sangat erat, guyub, dan memiliki ikatan emosional yang sangat kuat.

“Kami bersama Mas Karwo lahir dan meniti karier dari Bapenda. Jadi kami memiliki hubungan emosional yang erat di Bapenda. Kesuksesan Mas Karwo juga berkat didikan para senior di Bapenda, tentu kami tidak dapat melupakan jasa-jasa dari Bapenda Jatim” katanya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Bapenda Jatim, Heru Priyo beserta istri, para Kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kepala Jasa Raharja Jatim, para karyawan-karyawati Bapenda, dan para pensiunan yang pernah di badan maupun UPT Bapenda jatim. (humasjatim:adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here