Ngawi, www.panjinasional.net
Dalam menjalankan pemerintahan yang baik, serta memberikan pelayanan ke masyarakat secara cepat dan prima, Desa Pojok, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi mengadakan Ujian Perangkat yang di gelar di gedung SMKN 1 Jalan Teuku Umar nomer 10 pada Sabtu,13 Oktober 2018. Untuk meningkatkan kemampuan para perangkat desa, menyelenggarakan seleksi perangkat desa berbasis Computer Asistend Test (CAT).

Sekarang seleksi perangkat desa bisa diikuti oleh umum. Semuanya, yang mau mendaftar dapat mengikuti seleksi perangkat desa tersebut, seleksinya menggunakan CAT (Computer Asisted Test) sehingga proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel, untuk meminimalisir terjadinya transaksi jabatan.

“Tes berbasis komputer memiliki nilai positif. Peserta dapat melihat langsung hasil tes sehingga tidak ada manipulasi. Yang nilainya tertinggi akan direkomendasikan untuk menjadi perangkat desa “ Ujar Susilo selaku Kepala Desa Pojok.

Tapi dalam pelaksanaannya menurut Sumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, dalam pelaksanaan tes perangkat ini membutuhkan biaya yang mahal, satu misal penggunaan gedung saja membutuhkan biaya sewa ke pihak pengelola sekolah berkisar 9 jutaan.

Ketika dikonfirmasi awak media, kepala SMKN 1 Ngawi Drs Widy Harsono mengatakan untuk biaya sewa memang tidak tahu, cuman dalam melaksanaan ujian perangkat desa pojok kita minta dilibatkan dalam pengurusan computer, agar barang milik negara ini tidak rusak, tim teknisi kita terjunkan agar tidak ada kendala.

“Gedung dan peralatannya kan milik negara, harus saya jaga, nanti ada kerusakan tetap pihak sekolahan bertanggung jawab, ini kan fasilitas umum, ketika ada kepentingan desa digunakan ya kita perbolehkan selama tidak melanggar aturan yang ada “ Ungkapnya.

Kepala Tata Usaha/KTU Parno yang pertanggung jawab SMKN 1 Ngawi dalam pengeloalaan gedung dan fasilitas tes perangkat ketika dikonfirmasi seakan sembunyi dan menghilang.(BAMS) Bersambung…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here