Sidoarjo, www.panjinasional.net
Dalam rangka penutupan bulan Suro maka diadakan selamatan yang dilakukan di rumah Eyang Faris Santoso. Kegiatan ini juga di hadiri dari Polsek Candi dan Koramil Candi serta beberapa paguyuban yang ada di Sidoarjo, Mojokerto dan Surabaya.
Acara selamatan sebagai tetenger (peringatan) penutupan bulan suro, dimulai sekitar pukul 20:00 dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Tahlil dan Santi Puji serta potong tumpeng acara ini diikuti sekitar seratusan peserta.

Selain itu juga ada diskusi tentang kebudayaan, keresahan generasi tua akan nasib kebudayaan Nusantara yang memprihatinkan generasi anak muda sekarang sudah mulai melupakan.

Faris Santoso sebagai tuan rumah mengatakan dengan adanya kegiatan ini, semoga terus berkesinambungan, untuk melestarikan budaya jawa sehingga kebudayaan yang adi luhung ini jangan sampai musnah tergerus oleh kebudayaan asing.

M. Suprapto SH. Perwakilan dari dinas pemuda, olah raga dan pariwisata saat di wawancarai awak panjinasional.net mengatakan dengan adanya kegiatan ini sangat bersyukur sekali karena ini merupakan manifestasi dari adat istiadat serta kebudayaan yang ada di masyarakat yang merupakan pemersatu bangsa.

Sementara itu Ki Wiro Kadek dari padepokan Tlasih 87 Mojokerto sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini dan harus terus berlanjut jangan sampai berhenti apalagi jangan sampai musnah kebudayaan lokal.

Peltu Ismail dari Koramil Candi mengatakan dengan kegiatan ini sangat baik sekali dan dapat melestarikan kebudayaan Nusantara dan memperlihatkan kearifan lokal yang ada.

Iptu Yulius dari Kanit Binmas Polsek Candi menambahkan kearifan lokal akan kegiatan kebudayaan seperti ini harus di jaga dan di pertahankan terus menerus serta terimplementasi dalam kehidupan sehari-Hari imbuhnya.,@Tanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here