Surabaya,www.panjinasional.com
Polsek Tandes telah terima laporan dari beberapa warga setempat, dikarenan ada kejadian orang meninggal dalam rumah.
Kapolsek Tandes Kompol Kusminto S.H serta anggotanya, bergerak menuju lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Petugas saat mengevakuasi mayat

Sesuai laporan Polisi No Pol : LP/X/2018/POLSEK TANDES Rabu (10/10/2018) pada pukul 10.00 Wib telah di temukan seseorang tak bernyawa di dalam rumah, tepat di jalan Manukan Kerto Blok 18 D/No.2 RT.10 RW. 07 Kelurahan Manukan kulon, Kecamatan Tandes, kota Surabaya.

Korban meninggal Piete Bataona, Flores Timur 29 April 1940 (78 tahun), alamat sesuai idenditas KTP Lingkungan Tengah RT 01, RW 03, Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, semasa hidup korban tinggal sebatangkara tanpa ada saudara.

Polsek Tandes juga terima keteranga dari saksi-saksi, Gomar 45 tahun dan Darno 62 tahun serta barang bukti 1 kantong Tas Kresek berisi bermacam-macam obat diduga milik korban.

Keterangan dari tetangga korban rabu (10/10/2018) pada pukul 07.00 Wib, “Gomar merasa curiga karena sudah 3 hari ini korban Piete Bataona tidak pernah terlihat beraktivitas yang biasa tiap pagi menyapu halaman rumahnya”.

Lanjut, “Gomar mengajak Darno bersama-sama untuk melihat kedalam rumahnya, dikarenakan mencium bau menyengat, setalah pintu rumah korban dibuka, tak disangka korban telah meninggal dunia serta sekujur tubuh korban membengkak warna biru”.ucapnya.

Setelah mengetahui kondisi korban sudah meninggal, Gomar dan Darno memberitahu tetangga sekitar dan bergegas lapor ke pihak Polsek Tandes dan instansi terkait.

Pukul 09.45 wib mobil jenasah No Pol L-8049-TP dari Dinas Sosial Kota Subaya tiba di lokasi TKP, dan tak lama kemudian Team Inafis Piket Serse Polrestabes Surabaya dipimpin AIPTU Ali tiba di lokasi TKP, selanjutnya melaksanakan olah TKP serta memasang Police Line.

Kapolsek Tandes Kompol Kusminto S.H menyampaikan kepada awak media, “korban saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia posisi terlentang hanya memakai celana pendek berwarna biru, sekitar korban terdapat cairan diduga keluar dari tubuh korban serta berbau menyengat”.

Lanjut kapolsek, “Korban meninggal dunia diperkirakan sudah lebih dari 3 hari dan tidak terdapat tanda tanda penganiayaan, dikarekan penyebab kematian diduga punya riwayat sakit darah tinggi karena sejak 3 bulan terakhir sering mengeluh sakit dan pinsan”,tuturnya.

Pada pukul 10.30 wib Korban di Kirim ke RS. Dr. Soetomo Surabaya untuk di Visum ed Repertum menggunakan mobil Ambulan dari Dinas Sosial Kota Surabaya.(Roh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here