Semarang.panjinasional.net.
Sepakbola menjadi satu cabang olah raga yang banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Berbagai lembaga baik swasta maupun lembaga pemerintah ikut menggelar kegiatan yang berorientasi mengembangkan persepakbolaan nasional.

Salah satunya adalah, Coca-Cola Amatil Indonesia yang di tahun 2018 ini menyelenggarakan kegiatan yang mereka kemas dalam istilah Coke Kick 2018. Tak hanya menggali bakat pesepakbola, tetapi juga menyelenggarakan training kepada para pelatih.

“Semarang menjadi kota kelima tempat menyelenggarakan Coke Kicks 2018, setelah Lampung, Medan, Sumedang, dan Banjarmasin. Program yang berjalan pada tanggal 15 -16 September 2018 tersebut diikuti 224 anak berusia 12 -16 tahun, terbagi 16 tim dan 32 orang pelatih. Prioritas kami adalah masyarakat sekitar sekaligus sebagai pemangku kepentingan,” kata Ida Lukitowati, Perwakilan Public Affairs and Communications Amatil Indonesia untuk wilayah Jawa Tengah, dalam rilisnya, Senin (17/9/2018).

Acara Coke Kick 2018 wilayah Semarang, lanjutnya dipusatkan di lapangan sepakbola Wujil, Kabupaten Semarang. Sedangkan secara keseluruhan yang tersebar di 10 kota di Indonesia, Coke Kick 2018 diikuti
320 pelatih daerah serta 2.240 pemain muda.

Ida menambahkan, sejak tahun 2011 Coke Kicks telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 16.000 anak dan 1.000 pelatih di 763 titik di seluruh Indonesia.

“Kami harap Coke Kicks dapat terus membawa manfaat positif bagi masyarakat di Semarang,
mendorong para pelatih serta pemain muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani bercita-cita memasuki arena pertandingan yang lebih bergengsi seperti Cecep, Ivan Dimas maupun Yoga. Kami yakin generasi muda di Indonesia memiliki banyak bakat-bakat sepak bola yang masih terpendam,” tambah Technical Manager ASA Foundation, Lee Hawkins..(Mim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here