Sekcam Kaliaget, Moh. Rais Yusuf

Sumenep, www.panjinasional.net
Pada tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan Pelantikan serta mutasi/rotasi besar-besaran dijajaran Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam pelaksanaan pelantikannya Pemerintah Pemkab Sumenep membagi dua periode. Periode pertama Pelantikan untttuk Pejabat Administrator dan Pengawas (eselon III dan IV) dimana pelaksanaanya dilakukan pada hari Juma’at 27 Juli 2018.

Sedangkan untuk pelaksanaan pelantikan periode kedua meliputi Pejabat eselon IVa dan IVb dan proses pelaksanaanya pada hari Kamis 2 agustus 2018, dimana semua proses pelantikannya dilaksanakan di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Namun dalam pelantikan yang dibarengi dengan mutasi/rotasi besar-besaran tersebut diduga tidak di imbangi dengan kemampuan administratif yang memadai sehingga berpontensi menimbulkan polemik.

Informasi yang dihimpun awak media dilapangan, bahwa pelantikan yang dibarengi dengan mutasi/rotasi besar-besaran tersebut disinyalir ada indikasi dugaan posisi salah satu Kepala Seksi (Kasi) di Kecamatan Kalianget diisi kembali meski sebelumnya sudah dilakukan pelantikan.

Sementara posisi Kepala Seksi (Kasi) yang disinyalir diisi kembali oleh orang yang berbeda adalah Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib).

Informasinya pada prosesi acara pelantikan tepatnya pada hari Kamis 2 Agustus 2018, Jabatan Kepala Seksi (Kasi) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib) Kecamatan Kalianget posisinya jatuh kepada Misyadi, Mantan Kasubag Program Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Kalianget.

Kalau misalnya dugaan jabatan Kepala Seksi (Kasi) itu benar sampai terisi dua orang yang berbeda, maka secara tidak langsung akan berdampak pada dualisme kepemimpinan di tubuh Kepala Seksi tersebut.

Guna memastikan Informasi adanya dugaan tersebut, awak media mencoba melakukan upaya konfirmasi langsung ke Kantor Kecamatan Kalianget.

Dalam konfirmasi terhadap Camat Kalianget, Drs. Imam Fajar.MM, melalui Sekretaris Kecamatan, Moh. Rais Yusuf, S.Sos, membenarkan dan tidak menampik kalau jabatan Kepala Seksi (Seksi) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib) di Kecamatan Kalianget terisi dua orang.

“Benar, saya katakan sekali lagi dan perlu digaris bawahi berdasarkan siaran langsung kemarin ada pengisian kembali dari kekosongan yang memang pada mutasi sebelumnya sudah di isi. Tapi yang namanya manusia mungkin ada faktor kesalahan,” kata Sekcam Kaliaget, Moh. Rais Yusuf, Jum’at (3/8/2018)

Cuma kata SekCam, setelah diklarifikasi yang namanya Misyadi Mantan Kasubag Program Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Kalianget pada mutasi itu, adanya isian jabatan satu di isi kembali yang atas nama pak Mis itu.
Sementara setelah diklarifikasi Pak Mis (Misyadi.red) itu sebenarnya di Promosikan menjadi Kasi Kententraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Gili genting,” kata SekCam melanjutkan.

“Karena faktor usia dan kesehatan, beliau merencanakan, saya tegaskan sekali lagi merencanakan, karena memang sampai saat ini belum membuat pernyataan untuk katakan kurang sanggup melaksanakan tugas baru, sebagaimana Promosi kemarin, sebagai Kasi Keamanan dan Ketertiban Umum (Tantrib) maksudnya dia ingin tetap kembali sebagai Kasubag Program Perencanaan dan Keuangan di Kecamatan Kalianget. Dengan alasan faktor usia dan kesehatannya, karena yang bersangkutan setidaknya 1 atau 2 dalam sebulan harus melakukan chek up,” jelas dia.

Ketika disingung awak media terkait dengan dualisme kepemimpinan di Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tantrib.red) di Kecamatan itu apa benar adanya..?
Menurut SekCam, kalau pengisian kedua kalinya berdasarkan pembacaan ketika mutasi memang terjadi dualisme kepemimpinan walaupun setelah diklarifikasi terjadi kesalahan Human eror,” ujar dia.

Namun setelah ditanya tentang sikap dari Pihak Kecamatan Kalianget terkait dengan dua kepemimpinan tersebut, Rais selaku SekCam terkesan menarik kembali statmennya…!!!

“Perlu saya garis bawahi mohon maaf, kalau dikatakan dualisme kepemimpinan itu tidak terjadi. Maksudnya begini satu sisi secara faktual yang sah saat itu adalah pejabat yang pertama kali dilantik dan yang sudah melakukan tugas. Sementara yang saat ini masih “ewuh pakewuh” ketika pelantikan dibaca dipromosi sebagai Kasi Trantib Kalianget. Padahal Kasi Trantib nya sudah ada, mau berangkat ke Gili Genting karena pas tadi setelah di baca sebagai Trantib Kalianget, jadi dia masih belum bisa melaksanakan tugasnya,” dalihnya

Ditanya apakah surat tugas dari Kasi Trantib yang baru sudah masuk ke Kantor Kecamatan Kalianget.? Pak SekCam mengaku belum ada.

“Belum ada, walaupun pembacaan tentang SK kemarin itu, sebelum dibacakan secara utuh, siapa-siapa ASN yang dapat Promosi dan Mutasi ini itu ada kata-kata, bilamana ada kesalahan pada pengangkatan ini akan diadakan perubahan,” tukasnya.

Sementara disisi lain pihak Badan Kepengawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, yang dalam hal ini sebagai penanggung jawab secara teknis dalam mutasi dan rotasi serta pengangkatan dan Promosi ASN belum bisa dikonfirmasi.
Hal itu disebabkan sampai dua kali awak media menghubungi Kabid Mutasi Bambang Suyitno melalui telpon gengamnya tidak dijawab meski terdegar bunyi nada sambung masuk.

Perlu diketahui, kembali berdasarkan pengangkatan atau pelantikan kepada pejabat eselon III dan IV periode pertama pada hari Juma’at, 27 Juli 2018 lalu, Bupati Sumenep telah resmi melantik Drs. Ec. Syariful Hadi.,M.Si sebagai Kepala Seksi (Kasi) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib) di Kecamatan Kalianget.

Sedangkan posisi sebelumnya Drs. Ec Syariful Hadi.,M. Si merupakan Kasi Pengembangan dan Pengendalian Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep.@qib/tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here