Photo : Proses evakuasi buaya sepanjang 2,5 meter milik Andiyas yang dilakukan oleh BKSDA Jatim bersama warga.
Photo : Proses evakuasi buaya sepanjang 2,5 meter milik Andiyas yang dilakukan oleh BKSDA Jatim bersama warga.

Gresik Panjinasional : Proses evakuasi buaya muara sepanjang 2,5 meter dengan berat 1 kwintal milik Andiyas petani tambak asal Kelurahan Lumpur Gresik, akhirnya dapat dievakuasi oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Surabaya Jawa Timur bersama warga.

Buaya muara berjenis kelamin betina ini, awal mulanya di temukan Andiyas di sebuah area tambak tepatnya di belakang mall Ramayana Gresik. Kemudian, oleh Andiyas dipelihara sampai kurang lebih berumur 5 tahun.

Andiyas mengaku, buaya muara yang selama ini ia pelihara sebenarnya sudah jinak dan diberi nama pon-pon. Hanya saja, tempat pemeriharaan yang berada di belakang rumah nya kian tak muat. Bahkan sempat lepas ke pemukiman warga dan akhirnya dapat ditangkap kembali.

” Karena ukurannya semakin besar dan daripada nanti membahayakan warga, akhirnya saya menghubungi pihak berwajib (BKSDA) agar bisa dievakuasi ” tutur pria berusia 55 tahun ini, Selasa (10/07/2018).

Sementara itu Kepala Seksi BKSDA Wilayah III Surabaya Jawa Timur Dodit Ari Bintoro menjelaskan, evakuasi buaya muara ini dilakukan karena adanya laporan masyarakat melalui call center kami. Karena bisa membahayakan kalau berada di pemukiman warga, serta buaya adalah termasuk satwa dilindungi dan tidak dapat dimiliki tanpa izin akhirnya pihaknya segera melakukan proses evakuasi.

“ Selanjutnya buaya ini nantinya akan kami bawa penangkaran di Kota Batu Malang ” jelasnya. (Yit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here