Surabaya, Panjinasional.net :
Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, dan Pangdam V/Brawiaya, Mayjen TNI Arif Rahman turun ke lapangan guna memantau secara langsung penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Jatim, Rabu (27/6).


Terdapat tiga lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dikunjungi oleh para pejabat tinggi di Jatim tersebut. Pertama, TPS 33 dengan jumlah 654 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berlokasi di Jl. Karang Menjangan No. 1 A, Kelurahan Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya. Kedua, TPS 04 dengan jumlah 452 DPT dan TPS 05 dengan 482 DPT yang sama-sama berlokasi di SDK Santa Katarina, Jl Mojopahit, Kelurahan Keputran, Kec. Tegalsari, Surabaya. Ketiga, TPS 06 dengan jumlah 607 DPT yang beralamat di KUD Ringan Jaya Wonocolo, Jl. Kebonsari Manunggal No. 22, Kelurahan Kebonsari, Kec. Jambangan, Surabaya.

Ditemui wartawan usai pemantauan TPS tersebut, Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim mengatakan, secara umum penyelenggaraan pilkada serentak di Jatim berjalan aman dan lancar. Gubernur kelahiran Madiun ini juga berharap tingkat partisipasi masyarakat pada pilkada tahun ini bisa meningkat dari sebelumnya.

“Kami harap antusiasme masyarakat bisa sesuai dengan harapan pemerintah, yakni tingkat partisipasibmencapai 77,5%. Dengan demikian, tingkat partisipasi pilkada kali ini bisa dibanding sebelumnya” harapnya. Ditambahkan, hal yang patut diantisipasi dan diwaspadai dalam pilkada ini adalah tahapan penghitungan suara. Alasannya, banyak lembaga yang mengadakan penghitungan cepat atau quick count. Padahal hasil quick count tersebut bukanlah hasil final dan bisa saja kurang akurat.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Pemprov Jatim ini secara tegas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pendukung fanatik masing-masing pasangan calon kepala daerah untuk tetap berpedoman pada keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan diumumkan pada tanggal 3 Juli 2018 mendatang. “Kalaupun ada quick count, itu adalah hasil sementara, jangan dianggap hasil yang pasti,” ujarnya sambil menambahkan quick count untuk dianggap sebagai hiburan semata. Penghitungan KPU tanggal 3 Juli 2018 merupakan hasil kepastian pilkada yang harus ditunggu.

Tingkat Partisipasi Indikator Keberhasilan Pilkada
Dalam kesempatan sama, Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, salah satu tolak ukur keberhasilan pilkada adalah tingginya tingkat partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar datang ke TPS guna menggunakan hak pilihnya.

Secara umum, lanjut Kapolda Machfud, tingkat partisipasi masyarakat di kota-kota kecil sangat tinggi. Ia mencontohkan, saat melakukan peninjauan di Mojokerto pukul 08.00 WIB, tingkat partisipasi masyarakatnya sudah mencapai 40%. Kondisi agak berbeda ditemuinya di kota-kota besar seperti Surabaya.

“Di Surabaya sedikit terlambat, jam 10.30 masih minim. Semoga setelah ini seluruh masyarakat Surabaya yang terdaftar DPT bisa menggunakan hak pilihnya” ujarnya. Berdasarkan data KPU, di Jatim terdapat total 30.155.719 DPT yang terdiri dari 14.840.353 laki-laki dan 15.315.366 perempuan. Sedangkan jumlah TPS diseluruh Jatim mencapai 67.644 TPS.

Ikut serta dalam kesempatan kegiatan ini, Ketua KPU Jatim, Ketua Bawaslu Jatim, dan beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, diantaranya Kepala Bakesbangpol Jatim, Kepala Diskominfo Jatim, Kepala Satpol PP Jatim, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Setdaprov Jatim, dan Kepala Biro Hukum Jatim, serta para wartawan. (humasjatim:adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here