Bangkalan, panjinasional.net
Sosialiasi Goes To Campus Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018, digelar di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Moch. Cholil (STAIS) Bangkalan, Minggu (10/6) petang. Sosialisasi dengan segmen pemilih muda dan mahasiswa itu disambut antusias oleh peserta, yang sebagian besar adalah santri setempat.

Sosialisasi yang bertempat di aula Pondok Pesantren (Ponpes) Syaichona Moch. Cholil Demangan Bangkalan tersebut, semakin berkualitas dengan hadirnya tiga narasumber yang kompeten dibidang kepemiluan.

Ketiga narasumber yakni Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro, mantan komisioner KPU Bangkalan M. Taufikurrahman dan Dosen STAIS Bangkalan DR Muhaimin.
Dalam paparannya, Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro menyatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh kalangan pemilih muda dan mahasiswa terkait dengan pelaksanaan Pilgub Jawa Timur 2018. Salah satunya, minimal menjadi agen penyampai informasi kepada masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya.

Dia meminta agar mahasiswa yang biasanya menjadi pelopor untuk Golput, untuk bisa menjadi pemilih cerdas. Caranya, tentu dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya. Cuma, sebelum menyalurkan hak pilih tentu sebagai pemilih cerdas faham serta tahu dengan visi dan misi dari pasangan calon (Paslon).

“Tidak ada pilihan lain selain datang ke TPS menyalurkan hak pilih, agar mendapat pemimpin yang sesuai dengan kehendak masyarakat. Jangan sampai Golput,” ujarnya.
Dosen STAIS Bangkakan DR Muhaimin menerangkan kalangan pemilih muda seperti mahasiswa, tentu mempunyai kemampuan lebih setidaknya dalam memahami dan mengetahui rekam jejak paslon. Terlebih dalam era digital sekarang, semua sudah bisa diakses dan diketahui tinggal berikutnya partisipasi aktif dalam menyalurkan hak pilihnya.

“Apa Golput menjadi solusi untuk kontek kekinian. Pendapat saya tidak, karena kran demokrasi sudah dibuka oleh KPU Jatim agar bisa memilih sesuai dengan hati nurani masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, mantan Komisioner KPU Bangakalan Muhammad Taufikurrahman menambahkan ada banyak hal yang harus diketahui oleh kalangan mahasiswa, terutama terkait tahapan Pilgub Jatim 2018. Saat ini sudah memasuki akhir masa kampanye, yang berikutnya akan masuk pada tahapan pemungutan suara.
“Biar kita bisa mempunyai pemilin yang berkualitas, caranya yang memilih dengan datang langsung ke TPS,” pungkasnya..@sumberkpujatim/gtt

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here