Blitar- Panjinasional
Pada usia senjanya Mesiran (64) dan Suharmamik (61) yang keduanya warga Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar harus mendekam di balik jeruji besi.
Pasalnya mereka kedapatan menjual nomor toto gelap (togel) pada Rabu (30/5/2018) sekitar pukul 15.00.

Informasi dari kepolisian, Kedua pelaku ini diketahui memiliki tugas berbeda dalam penjualan nomor togel ini.

Dimana pelaku pria, Mesiran selaku pengecer togel dari warga. Sedang pelaku perempuan, Suharmamik selaku pengepul setoran dari para pengecer togel. Sedang bandarnya tidak tertangkap.

“Jadi sore itu saat polisi menggrebek rumah Suharmamik juga ada Mesiran yang sedang setor nomor togel dari pelanggannya. Jadi oleh petugas keduanya langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan,” ungkap Kasubbag Humas Polres Blitar, AKP Purwadi.

Dari penangkapan itu diamankan beberapa barang bukti berupa kertak rekapan tombokan nomor togel, beberapa alat tulis serta uang tunai dari tombokan togel.

Dari pelaku Suharmamik didapat barang bukti uang tunai Rp 153.000 dan dari pelaku Mesiran didapat barang bukti uang tunai Rp. 170.000.
“Akibatnya kedua pelaku diancam pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” katanya. (dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here