Panjinasional.net
Bank Indonesia menghimbau semua bank menggunakan kartu debit berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Salah satu bank yang sudah menerapkan himbauan tersebut adalah BCA. Ketika awal BCA mulai menggunakan logo GPN pada kartu debitnya, pasti banyak orang bertanya, kok BCA mengubah logo kartunya?. Ternyata memang BI (Bank Indonesia) menghimbau seluruh bank menggunakan logo tersebut.

Yang jadi pertanyaan, apa sih kegunaan logo GPN itu?. Apa cuma sekadar logo saja? Atau punya misi khusus?

Secara singkat, GPN adalah sistem yang menyatukan seluruh sistem transaksi dan pembayaran perbankan supaya saling terhubung. Sederhananya, berbagai bank bakal terintegrasi dalam satu sistem pembayaran di dalam negeri.

Sebenarnya kartu debit biasa dengan kartu debit GPN gak punya perbedaan signifikan. Yang membedakan adalah logo GPN yang dimunculkan pada fisik kartu debit tersebut. Logo tersebut bergambar Garuda berwarna merah dan memuat huruf GPN warna biru.

Wacana kartu debit GPN ini sudah diatur sejak tahun lalu, tepatnya melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 19/8/PBI/2017. Selama ini sebenarnya kita (Perbankan di Indonesia) sudah memakai sistem transaksi asing seperti JCB, Mastercard, VISA, dan lainnya. Dengan adanya GPN ini, sistem transaksi perbankan kita resmi memakai milik sendiri. Tentu saja hal ini bakal membawa banyak dampak positif dan banyak keuntungan, baik bagi bank, nasabah, maupun pedagang.

BERIKUT KEUNTUNGANNYA:
1. Keuntungan buat bank
Dulu, bank harus investasi mesin ATM dan mesin EDC (Electronic Data Capture) di berbagai tempat. Ini karena transaksi perbankan cuma bisa dilakukan dengan mesin ATM yang sama.
Jadi dengan adanya sistem GPN ini, diharapkan gak perlu banyak mesin ATM maupun mesin EDC yang berbeda-beda berjejer. Satu mesin ATM dan mesin EDC sekarang bisa dipakai oleh berbagai macam bank.

Buat bank, tentu ini merupakan efisiensi dan penghematan. Sekarang mereka bisa memprioritaskan untuk membangun ATM dan menyediakan mesin EDC untuk lokasi yang memang membutuhkan atau sulit diakses.

2. Keuntungan buat pedagang.
Buat pedagang, dengan adanya sistem GPN ini pun bakal mendapat keuntungab. Pasalnya, selama ini pedagang dibebankan MDR (Merchant Discount Rate) dari bank yang berbeda-beda. MDR adalah fee atau potongan yang dibebankan oleh pihak bank kepada merchant maupun pemilik outlet atas kegiatan transaksi dari mesin EDC. Fee tersebut berada di angka 2 persen sampai 3 persen per transaksi. Akan tetapi, dengan sistem GPN, biaya tersebut dapat diturunkan jadi 1 persen.
Petugas di outlet tersebut pun tidak perlu dipusingkan lagi dengan banyaknya mesin EDC. Karena satu mesin sudah bisa dipakai untuk bermacam-macam kartu debit dari bank berbeda.
3. Keuntungan buat nasabah
Keuntungan kartu debit berlogo GPN buat nasabah bakal berdampak signifikan buat pengeluaran. Pengeluaran tersebut berupa penurunan biaya administrasi. Sedikit tapi lumayan meringankan potongan jumlah tabungan per bulan. Penurunan biaya administrasi kartu debit tersebut berkisar antara Rp 500,- hingga Rp 1.000, bergantung pada jenis debitnya. Selain itu, kartu berlogo GPN pun bisa digunakan di ATM maupun mesin EDC dari bank mana saja. (MoneySmart.id/hon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here