Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat memimpin patroli usai melauncing Unit Reaksi Cepat (URC) Black Panther Reskrim.

Gresik Panjinasional :
Marakanya aksi teror bom belakangan ini, membuat Polres Gresik terus berbenah untuk meningkatkan pengamanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dalam hal ini Polres Gresik me-launching Unit Reaksi Cepat (URC) Black Panther Reskrim.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, pembentukan tim ini sangat penting, mengingat Kabupaten Gresik adalah wilayah penyangga Surabaya. Dan ada sekitar 1.000 lebih perusahaan tersebar di Kabupaten Gresik.

“Ini adalah program baru Polres Gresik dalam menjaga gangguan kamtibmas di Kabupaten Gresik. Tim ini terdiri dari 45 personel yang naik 1 unit mobil dan 30 roda dua (R2) jenis trail yang dipersenjatai lengkap. Tim ini dibentuk sebagai power hand kapolres. Semua bertugas atas perintah kapolres. Tim ini melibatkan Polwan tim taktis Srikandi Polres Gresik untuk penggeledahan dan penanganan kasus melibatkan anak-anak,” ujar Kapolres, kamis (17/05/2018).

Sementara itu dari 30 armada trail yang dimiliki Tim Black Panther, nantinya akan mendapat tambahan 10 unit yang merupakan bantuan dari PT. Petrokimia Gresik.

“Pemda juga akan kasih 30 yang dialokasikan di Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) 2018. Tim ini juga kami siapkan untuk menghadapi pengamanan pilkada serentak 2018 di Jatim, pilpres, dan pileg 2019,” ungkap mantan Kapolres Bojonegoro ini.

“Mereka akan adakan patroli besar, gabungan personel kodim dan Dispol PP. Sasarannya penyakit masyarakat (pekat), minuman keras (miras), narkoba dan 21 (gerakan radikal dan terorisme),” katanya.

Usai di-launching, Kapolres AKPB Wahyu Sri Bintoro langsung memimpin tim ini melakukan patroli keliling kawasan kota Gresik dan mengecek keamanan di sejumlah aset milik pemerintah, seperti Kantor Pemkab Gresik, DPRD, dan PT. Petrokimia Gresik. (Yit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here