Surabaya – Panjinasional.net, Kedatangan anggota kepolisian Polrestabes Surabaya dengan bersenjata lengkap bersama dengan Heri kuasa hukum Sugeng untuk melakukan pengukuran tanah di jl. Demak Surabaya dengan mengerahkan pasukan kurang lebih 200 personel. Untuk alasan penyidikan sertipikat tanah di jl. Demak, Berahir dengan penggalian lubang untuk pematokan.

Kuasa hukum warga Moch Su’ieb menanyakan alasan pengukuran kepada petugas dari Polrestabes Surabaya, dan petugas reskrim dari Polrestabes Surabaya menjelaskan untuk penyidikan saja.

Namun setelah selesai pengukuran beberapa jam kemudian sekitar pukul 11.34 tiba-tiba terjadi penggalian lubang dengan diameter sekitar 200 cm perlubang dan di duga untuk tiang pemagaran.

Namum salah satu warga minta ijin kepada pihak ke polisian dari Polrestabes Surabaya yang masih menyaksikan penggalian untuk di berhentikan. Sebab permasalahan ini masih dalam pengajuan gugatan Perdata di Pengadilan Negeri Surabaya.

Tak lama kudian datang salah satu tokoh masyarakat H.Muhammad untuk menyampaikan bahwa tidak ada surat memberitahuan dari RT maupun dari Lurah terkait akan dilakukannya pengukuran, “Tolong bapak sebagai Polisinya masyarakat hargailah masyarakat, masyarakat bukan kucing. Seharusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu dari RT ataupun dari kelurahan”

“Tolong Kepada bapak Polisi jangan sampai di adu domba dengan masyarakat sebab sebagai Polisi berperan melayani, melindungi, dan sebagai pengayom masyarakat” ujar H.Muhamad kepada awak media.

Manurut Kuasa Hukum Warga Demak Su’ieb mengatakan “warga ini di relokasi oleh Pemerintah kota Surabaya pada tahun 74, namun saat ini tiba-tiba di akui oleh PT. Bintang padahal milik PT. Bintang menghadap ke jalan demak timur” terangnya.

“Kita buktikan kebenaran sertipikat PT.Bintang di Pengadilan Negeri Surabaya benar apa tidak milik PT.Bintang sampai ke rumah penduduk atau tidak” pintanya

Dengan kejadian ini, terkesan Kepolisian yang dahulu benar-benar menjadi pengayom dan memberi rasa aman kepada masyarakat, tapi kini sudah tidak lagi bahkan menjadi sosok yang benar-benar ditakuti oleh masyarakat khususnya warga jalan Demak.(RM/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here